Awas Macet, Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek, Catat Tanggal dan Lokasinya

Rizki Nurmansyah | Achmad Fauzi
Awas Macet, Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek, Catat Tanggal dan Lokasinya
Dokumentasi - Ribuan kendaraan melintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jabar pada Jumat (6/5/2022). [ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar]

"Tidak ada penutupan akibat pekerjaan ini. Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta dan arah Cikampek masih beroperasi secara normal."

Suara.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan perbaikan jalan di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Perbaikan jalan ini untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan serta upaya Jasa Marga untuk meningkatkan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

General Manager Jasamarga Transjawa Tollroad Regional, Muhammad Taufik Akbar mengatakan, terdapat tiga perbaikan di ruas Tol Jakarta-Cikampek.

Pertama, Pekerjaan rekonstruksi flexible pavement KM 66+394 hingga KM 66+213 lajur 2 jalur arah Jakarta dengan panjang penanganan 132 meter yang akan dilaksanakan pada hari Selasa (17/5) pukul 21.00 WIB sampai dengan Rabu (18/5) pukul 14.00 WIB.

"Kedua, pekerjaan rekonstruksi flexible pavement KM 00+166 hingga KM 00+127 on ramp Karawang Barat lajur 1 dan bahu luar jalur arah Jakarta dengan panjang penanganan 39 meter yang akan dilaksanakan pada hari Selasa (17/5) pukul 21.00 WIB sampai Rabu (18/5) pukul 15.00 WIB," ujar Taufik dalam keteranganya, Senin (16/5/2022).

Baca Juga: Arus Balik Lebaran Mulai Ramai, Ruas Tol Jakarta-Cikampek II Kembali Dibuka Fungsional

Lalu ketiga, Pekerjaan rekonstruksi flexible pavement KM 00+067 hingga KM 00+020 on ramp Karawang Barat lajur 1 dan bahu luar jalur arah Jakarta dengan panjang penanganan 47 meter yang akan dilaksanakan pada hari Rabu (18/5) pukul 21.00 WIB hingga Kamis (19/5) pukul 15.00 WIB.

"Tidak ada penutupan akibat pekerjaan ini. Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta dan arah Cikampek masih beroperasi secara normal," jelas Taufik.

Dia menambahkan, Jasa Marga telah menyiapkan mitigasi risiko. Di antaranya pengalihan arus lalu lintas yang terdampak sebelum area kerja, mempersempit area kerja.

"Salah satunya, persiapan contra flow apabila kondisi lalu lintas kendaraan padat, serta berkoordinasi dengan Kepolisian dalam hal ini Patroli Jalan Raya (PJR) dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO)," imbuh Taufik.

Baca Juga: Arus Balik Lebih Hemat, Jasa Marga Terapkan Potongan Tarif Tol hingga 20 Persen