Kalau Dapat Dibuktikan, DPR Persilakan Aparat Tindak Lanjut Dugaan Korupsi Migor untuk Muluskan Penundaan Pemilu

Kamis, 28 April 2022 | 20:19 WIB
Kalau Dapat Dibuktikan, DPR Persilakan Aparat Tindak Lanjut Dugaan Korupsi Migor untuk Muluskan Penundaan Pemilu
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad usai menemui massa aksi di depan Gedung DPR, Senin (11/4/2022). [Suara.com/Novian Ardiansyah]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai dugaan adanya kasus korupsi minyak goreng untuk memuluskan usulan penundaan Pemilu hanya sebatas dinamika.

Walau begitu menurut Dasco aparat penegak hukum bisa saja mengambil langkah lebih lanjut apabila terdapat bukti-bukti.

"Sehingga kalau kemudian ada dinamika menyatakan bahwa dananya tersebut untuk, misalnya katakanlah penundaan pemilu, ya silakan saja aparat penegak hukum kalau memang dapat dibuktikan, diambil langkah langkah lebih lanjut," ujar Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (28/4/2022).

Dasco menegaskan menyoal wacana penundaan Pemilu itu sendiri masih sebatas usulan yang bergulir di media. Ia mengatakan di DPR tidak ada langkah-langkah politik apapun yang diambil berkaitan dengan wacana tersebut.

"Tapi yang pasti selama ini yang namanya penundaan Pemilu, wacana perpanjangan itu baru hanya di media, baru juga usul-usul. Sementara proses politik di DPR maupun MPR tidak atau belum pernah terjadi," ujar Dasco.

Sebelumnya, politikus PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu menjelaskan, jika informasi yang disampaikannya terkait dugaan adanya kasus korupsi minyak goreng untuk memuluskan penundaan Pemilu 2024, baru sebatas sinyalemen bukan kesimpulan.

Ia pun meminta Kejaksaan Agung atau Kejagung mendalami sinyalemen yang ia sampaikan tersebut.

Masinton mengungkapkan, soal dugaan kasus korupsi minyak goreng untuk menunda Pemilu.

Sebelumnya, ia mendapat informasi dari seorang kerabatnya yang tak disebutkan namanya terkait adanya sinyalemen tersebut dan bukan sebuah kesimpulan.

Baca Juga: Gerindra Panaskan Mesin, Ahmad Riza Patria Diperkenalkan Sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta

"Belum sampai kesimpulan ke sana, yang menyampaikan ke saya juga, 'Tapi jangan disimpulkan ya, Pak Masinton, tapi sinyalemen ini coba dibaca.' Informasi ini berkorelasi dengan adanya fakta-fakta di lapangan mobilisasi dukungan tiga periode," kata Masinton dalam diskusi virtual poros peduli Indonesia (Populis), Selasa (26/4/2022) malam.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI