2. I'tikaf
Dalam buku Dr. Ahmad Abdurrazaq Al-Kubaisi tentang Itikaf Penting dan Perlu mengatakan bahwa Itikaf berasal dari bahasa Arab 'akafa yang bermakna menatap, mengurung diri atau terhalangi. Menurut istilah syar'i masyhur di kalangan ulama dan fuqaha, i'tikaf yaitu menetap atau berdiam dalam masjid disertai puasa dan adanya niat.
Perintah i'tikaf disebutkan dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 125
"Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku' dan yang sujud."
3. Membaca Doa Lailatul Qadar
Dalam kultum Ustadz Hanan Attaki bersama Ustadz Hannan Attaki mengatakan bahwa malam puncak Lailatul Qadar, salah satu amalan yang dilakukan untuk menyambut malam Lailatul Qadar yaitu membaca doa Lailatul Qadar.
Amalan ini berasal dari Aisyah RA, sebagaimana diriwayatkan oleh at-Tirmidzi. Aisyah RA berkata:
"Wahai Rasulullah, bagaimana bila aku mengetahui malam lailatul qadar, apa yang harus aku ucapkan?" Beliau menjawab, "Ucapkanlah, Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni (Ya, Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan suka memberi maaf, maka maafkanlah aku)'." (HR. at-Tirmidzi dan beliau mengatakan hadits ini hasan shahih.)
4. Memperbanyak Istigfar pada Waktu Sahur
Baca Juga: Apakah Malam Lailatul Qadar Datang di 27 Ramadhan? Ini Penjelasan Ulama
Dalam Fiqih Islam WA Adillatuhu, Wahbah Az-Zuhaili mengatakan disunnahkan untuk menghidupkan malam sepuluh terakhir bulan Ramadhan agar mendapatkan malam Lailatul Qadar. Salah satunya adalah dengan memperbanyak membaca istigfar pada waktu sahur dan baiknya membaca sayyidul istigfar.