Tiba-tiba, pada punggung Kuanto, sudah ada satu kardus. Lalu pada tangan kanannya, koper dengan ukuran agak besar sudah terangkat. Jarak saya dan Kuanto tidak terlalu jauh, tiba-tiba, pria asal Kebumen, Jawa Tengah itu seperti memberi tanda melalui matanya kepada saya.
Sejurus kemudian, Kuanto bersama barang bawaan pemudik bergegas ke arah pintu keberangkatan di peron yang tersedia.
Mulai Penuh Pemudik
Hari ini, Rabu (27/4/2022), terjadi angka kenaikan jumlah pemudik yang menggunakan layanan transportasi kereta api di Stasiun Pasar Senen. Total sebanyak 17.400 pemudik meninggalkan Ibu Kota menuju sejumlah daerah di Pulau Jawa.
Kahumas PT. KAI Daop 1, Eva Chairunisa menyampaikan, total ada 28 kereta api yang beropersi di Stasiun Pasar Senen. Jumlah 17.400 penumpang hari ini setara dengan 85 persen dari kapasitas penumpang yang berjumlah 20.500.
"Untuk Stasiun Pasar Senen terdapat 28 KA yang beroperasi dengan volume penumpang berangkat sebanyak 17.400 atau 85 persen dari kapasitas 20.500," kata Eva dalam siaran persnya hari ini.

Dengan jumlah penumpang yang selalu bertambah setiap harinya, aktivitas di Stasiun Pasar Senen benar-benar ramai. Para calon penumpang tampak mengisi segala sudut di area stasiun.
Orang-orang ada yang tertidur di bangku ruang tunggu, ada yang keluar dari minimarker, dan tak jarang pula ada orang-orang yang sedang berswafoto untuk keperluan konten bertajuk "mudik naik kereta"
Saya menyelinap di antara kerumunan pemudik. Dari lobi Stasiun, saya sengaja memilih sudut yang agak sepi, yakni tak jauh dari area merokok.
Baca Juga: Mudik Bersama Si Kecil, Ini 3 Pesan dari Pakar Kesehatan Agar Perjalanan Sehat dan Aman
Dari kejauhan, tampak seorang porter sedang duduk beristirahat sambil memainkan gawainya. Saya mencoba mendekat, lalu duduk di sampingnya. Ketika dia menoleh ke arah saya, ternyata pria itu adalah Kuanto, sosok yang terlibat dalam obrolan singkat pada momen sebelumnya.