Suara.com - Peningkatan cukup tinggi terkait jumlah pemudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat mulai terlihat pada hari ini, Senin (26/4/2022). Selain itu, hal serupa juga terjadi di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, sebanyak 11.400 penumpang berangkat dari Stasiun Gambir menuju sejumlah daerah di Pulau Jawa. Tidak hanya itu, sebanyak 32 rangkaian kereta api -- 8 di antaranya -- beroperasi dari stasiun tersebut.
"Untuk hari ini, data Stasiun Gambir, terdapat 32 KA beroperasi, dari jumlah tersebut 8 diantaranya merupakan KA tambahan. Adapun Volume penumpang berangkat sebanyak 11.400 atau 74 persen dari total Tempat Duduk yang tersedia sebanyak 15.500," kata Eva dalam siaran persnya hari ini.
Sedangkan, sebanyak 16.600 penumpang berangkat dari Stasiun Pasar Senen. Tidak hanya itu, sebanyak 28 kereta yang melayani perjalanan bagi para pemudik menuju sejumlah daerah.
"Terdapat 28 KA beroperasi, 2 KA diantaranya merupakan KA Tambahan. Volume penumpang berangkat sebanyak 16.600 atau 81 persen dari total Tempat Duduk yang tersedia sebanyak 20.500," sambungnya.
Situasi Pasar Senen
Pantauan di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, para pemudik atau calon penumpang tampak memadati area ruang tunggu Stasiun Pasar Senen. Terlihat pula antrean pemudik berada di sejumlah loket tiket mandiri.
Petugas dari pengeras suara juga terlihat menyortir para pemudik guna mengurai penumpukan. Bagi penumpang yang jadwal keberangkatannya masih lama, nantinya diarahkan petugas untuk menunggu di luar area peron.
"Untuk penumpang Mataramaja silahkan mengantri dan masuk ke dalam. Diluar itu silahkan menunggu di area yang sudah disediakan sampai dipanggil," kata petugas melalui pengeras suara.
Baca Juga: Hari Ini di Stasiun Pasar Senen, 16 Ribu Orang Keluar Jakarta untuk Mudik
Salah seorang pemudik bernama Suliyana (33) mengaku pulang kampung lebih awal demi menghindari puncak arus mudik pada Jumat (28/4/2022) mendatang. Dia bahkan sudah membeli tiket sejak satu bulan yang lalu untuk berlebaran di Ponorogo, Jawa Timur.