5 Larangan di Hari Raya Idul Fitri, Patuhilah Agar Diri Kembali Fitrah!

Kamis, 21 April 2022 | 15:14 WIB
5 Larangan di Hari Raya Idul Fitri, Patuhilah Agar Diri Kembali Fitrah!
Ilustrasi lebaran, Larangan di Hari Raya Idul Fitri, (Pexels)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Seluruh muslim tentu sangat bergembira akan datangnya Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Berbagai macam persiapan dilakukan untuk menyambut datangnya hari kemenangan. Namun, tahukah kamu ada beberapa larangan di Hari Raya Idul Fitri?

Agar kembali ke fitrah dan suci, Rasulullah SAW melarang kaum muslimin untuk melakukan beberapa hal di Hari Raya seperti dikutip dari buku Meneladani Rasulullah dalam Berpuasa dan Berhari Raya, karya Syaikh Ali bin Hasan bin Ali al Halabi dan Syaikh Salim bin Ied al Hilali. Apa saja larangan di Hari Raya Idul Fitri?

Berikut ulasan selengkapnya mengenai larangan di Hari Raya Idul Fitri.

Larangan di Hari Raya Idul FItri

1. Bersalaman dengan wanita bukan muhrim

Bersentuhan dengan wanita yang bukan mahramnya tidak diperbolehkan dalam Islam. Kendati pada saat Hari Raya sekali pun, seperti bersalaman antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram dilarang karena haram hukumnya.

2. Berpakaian menyerupai orang kafir

Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk dari golongan mereka". Maksudnya, pada Hari Raya kita dilarang berpakaian seperti orang-orang kafir. Seperti memperlihatkan aurat, dan berpakaian yang mengundang nafsu lawan jenis. Saat Hari Raya Idul Fitri sebaiknya kita memakai pakaian yang bersih, menutupi aurat dan sopan.

3. Berfoya-foya pada saat Lebaran

Baca Juga: Sejarah Idul Fitri dan Perayaan Hari Kemenangan di Zaman Rasulullah SAW

Allah SWT berfirman, "Tapi janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang berlebihan". (QS Al Anam: 141). Pada momen Lebaran jangan digunakan untuk berlebih-lebihan, baik itu ketika makan atau pun belanja lainnya. Idul Fitri sebaiknya digunakan untuk mengucap syukur atas berkah Allah SWT bahwa masih bisa dipertemukan dengan hari suci tersebut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI