Megawati membandingkan dua aktivitas bertolak belakang pada masa pandemi Covid-19. Di satu waktu, ibu-ibu rela antre untuk mendapatkan minyak goreng.
Namun, beberapa saat kemudian, setelah aturan PPKM dicabut, ibu-ibu ramai-ramai ke pasar beli baju lebaran. Contoh kasus yang dimaksudnya penting untuk dilakukan riset, soal situasi Indonesia pada masa pandemi Covid-19, jadi sorotan warganet.
Sama seperti situasi pertama, warganet menyorot soal contoh kasus yang disebutkan Megawati, yakni membandingkan antrean beli minyak goreng dan baju lebaran.
"Baju baru di beli sekali setahun Bu Presiden Megawati, itupun menjelang di hari raya Bu. Harga 1 baju ibu Presiden dibandingkan harga baju Rakyat UMR mungkin bisa dibandingkan. Minyak Goreng di gunakan hampir setiap hari Bu Presiden yang terhormat," kata warganet.
Menariknya, warganet turut "membalas" setiap sorotan Megawati pada fenomena akibat kelangkaan minyak goreng. Warganet mengaku bingung melihat Megawati yang kerap bingung.
"Masyarakat bingung melihat Megawati bingung ibu-ibu bisa belanja baju tapi masih ante migor," kata warganet.
"Megawati bingung, eh dalangnya lebih bingung, yang penting bisa ketawa. Opera van Javaaaa yaaa eeee," status warganet yang lucu.
Ada yang lebih aneh lagi dari sekadar melihat masyarakat bingung melihat Megawati Soekarno Putri bingung. Kini, muncul kelompok lain dengan kebingungan yang lebih rumit.
"Kami juga bingung kepada orang yang bingung kepada bu Megawati yang akhir-akhir ini gampang bingung kepada ibu-ibu yang sedang bingung," kata warganet lainnya.
Baca Juga: 3 Sindiran Megawati Pada Ibu-Ibu soal Minyak Goreng, Sempat Sakit Hati Ucapannya Tak Dipahami
"Saya bingung, Megawati ngapain bingung ke ibu--ibu yang bingung sama megawati yang suka bingung," tulis warganet.