
3. Stadion Terbesar dan Termegah
Saat ini proses pembangunan JIS terus dilakukan agar selesai tepat waktu dan bisa segera digunakan. Selama periode 3-9 Desember 2021, pengerjaan pembangunan telah mencapai 89,3224% yang baru saja dilakukan pemasangan metal atap.
JIS berada di urutan setelah Stadium Miami Freedom Park di Florida, Lusail Iconic di Qatar, Bramley-Moore Dock di Liverpool, Camp Nou di Barcelona, Santiago Bernabeu di Madrid, New Feyenoord di Belanda, Della Roma di Roma, New San Siro di Milan, serta Grand Stade de Casablanca di Maroko.
4. Bangunan green building pertama di Indonesia
Bangunan besar JIS selain memberikan rasa bangga untuk masyarakat Indonesia sebagai stadion berkelas Internasional, juga menjadi stadion berstandar FIFA dengan diraihnya sertifikat atau Greenship Level Platinum dari Lembaga Sertifikasi Green Building Council Indonesia (GBCI).
![Petani memilah hasil panen dengan latar belakang proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di kawasan Sunter Agung, Jakarta, Kamis (23/12/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/12/23/65822-bertani-di-dekat-proyek-jakarta-international-stadium.jpg)
5. Dukung Jakarta sebagai liveable city
JIS didirikan sebagai salah satu contoh pembangunan perkotaan berkelanjutan dan layak huni (liveable city). Stadion terbesar Indonesia ini juga meraih rekor MURI berupa Lifting Struktur Atap Stadion dengan Bobot Terberat, Stadion Pertama di Indonesia yang Menggunakan Sistem Atap Buka-Tutup, dan Stadion Green Building.
Selain itu JIS juga menerapkan teknologi inovasi renewable energy atau energy terbarukan berupa teknologi panel surya dan zero run off, penghematan penggunaan air dan penyediaan sensor monitoring CO2 pada ruangan yang memiliki kepadatan tinggi.
6. Perawatan rumput secara alami
Baca Juga: Sebut JIS Salah Satu Karya Terbaik di Dunia, Anies: Ini Membuktikan Ucapan Bung Karno
Untuk menghindari pemakaian pestisida, PT Jakpro akan memanfaatkan burung kaki bayam untuk merawat rumput secara alami di lapangan latih JIS. Burung-burung tersebut akan dilepaskan di lahan seluas 11.22 km persegi di pagi dan malam hari selama 4 jam. Pemakaian burung kaki bayam tersebut dipilih karena dinilai dapat membasmi hama seperti ulat dan serangga yang hinggap di rumput.