Profil Putra Siregar dan Kontroversi Bos PS Store yang Ditangkap Gara-gara Kasus Penganiayaan

Rifan Aditya Suara.Com
Selasa, 12 April 2022 | 20:27 WIB
Profil Putra Siregar dan Kontroversi Bos PS Store yang Ditangkap Gara-gara Kasus Penganiayaan
Profil Putra Siregar dan Kontroversi Bos PS Store yang Ditangkap Gara-gara Kasus Penganiayaan - Putra Siregar [Instagram]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Tak hanya akun media sosial PS Store, medsos Putra Siregar juga diikuti banyak orang. Instagram Putra dengan username @putrasiregarr17 kekinian memiliki 5,5 juta pengikut. Sedangkan kanal Youtubenya memiliki 2,4 juta subscribers.

Dengan akun media tersebut, Putra Siregar kerap memperlihatkan dirinya aktif ikut kegiatan sosial aktif. Seperti menyumbangkan dana untuk warga yang terdampak Covid-19.

Bersama Atta Halilintar, Putra Siregar juga pernah memilik klub sepak bola.

Kontroversi Putra Siregar

Portrait pemilik PS Store Putra Siregar di tokonya saat pemecahan Rekor Muri pemotongan sebanyak 404 hewan kurban di Condet, Jakarta Timur, Jumat (31/7). [Suara.com/Alfian Winanto]
Portrait pemilik PS Store Putra Siregar di tokonya saat pemecahan Rekor Muri pemotongan sebanyak 404 hewan kurban di Condet, Jakarta Timur, Jumat (31/7). [Suara.com/Alfian Winanto]

Kontroversi Putra Siregar bukan hanya kasus penganiayaan saja. Sebelum kejadian ini, Putra Siregar juga pernah dipolisikan oleh bos MS Glow Shandy Purnamasari.

Putra Siregar dilaporkan ke Bareskrim pada Agustus 2021 atas dugaan penipuan dan kejahatan rahasia dagang. Ia dijerat atas kejahatan terkait merek UU Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis Pasal 100 Ayat 1, 2 dan Pasal 101 Ayat 1,2 dan Pasal 102.

Putra Siregar juga dijerat kejahatan terkait rahasia dagang UU Nomor 30 Tahun 2000 tentang rahasia dagang Pasal 17 Jo Pasal 13 dan Pasal 14, Penipuan/Perbuatan curang UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 378 KUHP dan Pasal 55, Pasal 56 KUHP.

Namun laporan itu dihentikan oleh pihak polisi karena dianggap tidak cukup bukti.

Selain itu, Putra Siregar pernah tersandung kasus kepabeanan di Jakarta pada 2020 lalu. Hal itu dibenarkan Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam Sumarna.

Baca Juga: Bos PS Store Putra Siregar Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya

Kejari Jakarta Timur telah menerima pelimpahan perkara kasus kepabeanan dari BC Kanwil Jakarta terhadap tersangka Putra Siregar sekaligus menyita barang bukti berupa 190 unit ponsel bekas berbagai merek dan uang tunai sebesar Rp 61 juta lebih.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI