Usai Dipecat DMI karena Palsukan Tanda Tangan JK, Arief Rosyid Kini Diminta Mundur dari Plt Ketua YPIC

Kamis, 07 April 2022 | 14:05 WIB
Usai Dipecat DMI karena Palsukan Tanda Tangan JK, Arief Rosyid Kini Diminta Mundur dari Plt Ketua YPIC
Arief Rosyid Hasan. [Foto SuaraSulsel.id: Lorensia Clara Tambing]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Salah satu pendiri dan pemrakarsa Yayasan Perkaderan Insan Cita (YPIC) berharap Arief Rosyid mengundurkan diri dari jabatannya yakni Plt Ketua YPIC. Itu dimintanya pasca Arief dipecat dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) karena telah memalsukan tanda tangan Ketua Umum DMI Jusuf Kalla (JK).

YPIC merupakan yayasan yang fokus pada pendanaan perkaderan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Marbawi mengungkapkan kalau pihaknya tidak mau YPIC malah menelan imbas dari kasus yang dilakukan oleh Arief.

"Saya tak ingin karena nila setitik rusak susu sebelanga," ungkap Marbawi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/4/2022).

Meskipun tindakan pemalsuan tanda tangan itu dilakukan Arief di lembaga lain, namun yang bersangkutan masih bagian dari keluarga besar dan komunitas HMI. Sebagai mantan Ketum PB HMI, Arief Rosyid dianggap Marbawi tentu telah mengerti tentang pedoman-pedoman hukum dan etik kader umat dan bangsa.

"Kami ingin peristiwa ini jadi pembelajaran untuk semua, khususnya Arief Rosyid. Saudara Arief Rosyid punya potensi yang cukup untuk jadi pemimpin nantinya, asal berubah," tuturnya.

Sebagai informasi, Marbawi menyampaikan kalau pihaknya telah meminta klarifikasi dan penjelasan dari Arief Rosyid. Namun ia mengklaim belum mendapatkan jawaban dari Arief.

Dipecat DMI

Dewan Masjid Indonesia (DMI) resmi memecat Arief Rosyid yang menjabat sebagai Ketua Departemen Ekonomi DMI. Arief dipecat karena sudah memalsukan tanda tangan Ketua Umum DMI JK dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DMI Imam Addaruqutni.

Keputusan pemecatan itu diambil dari rapat pleno. Rapat pleno dipimpin oleh JK, Wakil Ketua Umum DMI Syafruddin, Masdar F Masudi dan Sekjen Imam Addaruqutni.

Baca Juga: Erick Thohir Disarankan Pecat Arief Rosyid Pemalsu Tandatangan JK dari Jabatan Komisaris Bank Syariah Indonesia

“Pak Ketum yang memutuskan dalam rapat,” kata Imam dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/4/2022).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI