Juru bicara pemerintah Dmitry Peskov mengatakan gambar itu berisi "video pemalsuan dari berbagai pemalsuan.''
Ketua parlemen Rusia Vyacheslav Volodin menerangkan: "Situasi di Bucha adalah provokasi yang ditujukan untuk mendiskreditkan Rusia. Washington dan Brussels adalah penulis skenario dan sutradara dan Kyiv adalah aktornya."
Volodin menegaskan: "Tidak ada fakta-faktanya.”
Sebelumnya pihak Rusia sudah menyatakan, tak seorang pun warga sipil yang terbunuh oleh militer Rusia.
Duta Besar Rusia di PBB Vassily Nebenzia menegaskan dalam konferensi pers kepada wartawan: "Tidak seorangpun penduduk lokal yang mengalami tindak kekerasan apapun.”
Jerman dan Prancis usir puluhan diplomat Rusia Jerman hari Senin (4/4) mengumumkan pengusiran 40 diplomat Rusia.
Mereka diberi waktu lima hari untuk kembali ke Rusia, kata Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock di Berlin.
"Sejumlah besar anggota kedutaan Rusia, yang telah bekerja setiap hari di sini di Jerman melawan kebebasan kita, melawan masyarakat kita, tidak diinginkan (berada di Jerman)," kata Annalena Baerbock.
"Kami tidak akan mentolerir ini lagi," tambahnya.
Baca Juga: Norwegia dan Yunani Usir Diplomat Rusia, Merespons Pembantaian di Bucha
Keputusan itu disampaikan kepada Duta Besar Rusia di Berlin Sergei Nethayev, setelah dia dipanggil ke Kementerian Luar Negeri hari Senin.