Diduga Dicopot Gegara Doakan Anies Presiden, Taufik: Waktu Doain Saya sebagai Ketum KAHMI

Rabu, 06 April 2022 | 19:59 WIB
Diduga Dicopot Gegara Doakan Anies Presiden, Taufik: Waktu Doain Saya sebagai Ketum KAHMI
Politisi Gerindra Mohamad Taufik bakal dicopot dari jabatan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. (Suara.com/Fakhri Fuadi)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Politisi Gerindra Mohamad Taufik mengakui memang sempat mendoakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar menjadi Presiden. Namun, ia menyebut tindakannya itu bukan menjadi alasan dirinya dicopot sebagai Wakil Ketua DPRD DKI.

Taufik mendoakan Anies jadi Presiden saat ia dilantik menjadi Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Jakarta Pusat Februari 2022 lalu.

Menurutnya hal itu tidak masalah karena saat itu ia sedang tidak berposisi sebagai Politisi Gerindra, melainkan Ketua KAHMI.

"Bukan, bukan (sebagai kader Gerindra). Saya waktu itu juga baru dilantik sebagai Ketua Umum KAHMI," ujar Taufik saat dihubungi, Rabu (6/3/2022).

Saat acara itu, Anies juga disebutnya hadir sebagai anggota KAHMI. Bahkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga hadir sebagai anggota.

Menurutnya, ia mendoakan Anies selaku anggotanya agar mendapatkan posisi yang lebih tinggi dari Gubernur, yakni Presiden.

"Saya kira kan gini ya, kan ketika posisi kita berdiri di mana. Waktu saya doain itu kan saya sebagai Ketua Umum KAHMI," pungkas Taufik.

Sebelumnya, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui adanya pencopotan Mohamad Taufik sebagai Wakil Ketua DPRD DKI. Ia menilai tindakan itu adalah hal yang biasa dilakukan partai.

Riza mengatakan tidak ada alasan khusus atas pergantian Taufik. Begitu juga dengan isu pernyataan Taufik yang mendoakan Anies presiden sebagai faktor dicopotnya Taufik.

Baca Juga: Sekjen Partai Gerindra Temu Gibran di Solo dan Beri Pujian, Simbol Makin Mesra dengan PDIP?

"Kalau pun nanti ada pergantian di alat kelengkapan dewan, seperti partai-partai lain itu suatu hal biasa saja," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (1/4/2022).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI