Suara.com - Seorang penyiar radio salah memutar azan maghrib lebih awal dari seharusnya. Hal ini membuat para pendengarnya berbuka puasa atau batal puasa sebelum waktunya.
Melansir dari OhBulan, kejadian tersbeut terjadi di Tawau, Sabah, Malaysia.
Pembawa acara radio, Mohd. Safwan melakukan kesalahan teknis dengan mengumandangkan azan empat menit lebih dahulu daripada sebelumnya.
Seharusnya ia mengumandangkan azan pukul 18.20 waktu setempat namun malah sudah mengumandangkan azan di 18.16.
Penyiar Meminta Maaf
Atas kesalahannya, Safwan melalui media sosial menjelaskan bahwa adzan yang seharusnya dikumandangkan pada pukul 18.20 WIB telah dikumandangkan lebih awal dari waktu yang ditentukan.
Hal tersebut menyebabkan banyak masyarakat tidak sengaja berbuka lebih awal dari yang seharusnya.

"Ini karena kesalahan teknis dan kesalahan saya sendiri," ungkap Safwan.
Setelah itu, Safwan meminta maaf kepada masyarakat Tawau yang terkena dampak dari kejadian tersebut.
Baca Juga: Viral Rombongan Pemuda Bangunin Sahur Keliling Pakai Kostum Hantu, Jangan Lihat Endingnya
"Kesalahan ini adalah kesalahan dari saya sendiri bukan RTM Tawau atau Tawau FM. Yang baik datangnya dari Tuhan, dan yang buruk datangnya dari diri saya sendiri," tambahnya.