Setengah dari sampel darah mengandung plastik PET, yang umum digunakan dalam botol kemasan dan terdapat pula kandungan polistirena yang biasa dipakai untuk kemasan makanan.
"Kenapa bisa masuk ke dalam darah, karena ukurannya hampir sama dengan molekul darah itu sendiri dan bisa tertransfer lewat lapisan-lapisan sel, transportasi membran sel," katanya.
Dia memperingatkan bahwa dampak mikroplastik masuk ke dalam tubuh manusia adalah dapat terendap di saluran pernapasan dan organ lain.
Endapan mikroplastik atau nanoplastik, yang merupakan benda asing di dalam tubuh, tidak bisa dicerna atau diserap oleh tubuh dan bisa menimbulkan iritasi.
Jika dibiarkan terlalu lama peradangan tersebut berpotensi memicu timbulnya tumor sampai menjadi kanker. (Antara)