Suara.com - Salat tarawih hanya bisa dilakukan di Bulan Ramadhan. Salat tarawih tak cuma dilakukan di masjid tapi juga bisa dilakukan di rumah. Lalu bagaimana urutan surat tarawih di rumah?
Menyadur berbagai sumber, salat tarawih umumnya diakhiri dengan salat witir yang jumlah rakaatnya selalu ganjil, mulai dari 1, 3 hingga 5 rakaat. Jika sholat tarawih berjamaah di masjid tentu anda tidak perlu menghafalkan urutan surat tarawih.
Ada yang menjalani salat tarawih 20 rakaat yang ditambah dengan 3 rakaat salat witir yang masing-masing dilakukan setiap 2 rakaat dan diakhiri dengan salam.
Keistimewaan salat tarawih selain hanya bisa dilakukan pada bulan Ramadan adalah hukumnya yaitu sunnah muakkad yang boleh dikerjakan sendiri atau berjamaah.
Menurut akar katanya yaitu dalam bahasa Arab, salat tarawih dapat diartikan sebagai "waktu sesaat untuk beristirahat".
Waktu pelaksanaan salat tarawih yang paling tepat adalah sesudah salatiIsya sampai waktu fajar, salat sunah ini disebut juga sebagai qiyaamu Ramadan.
Jumlah rakaat yang pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW adalah 8 rakaat. Sementara itu, Umar bin Khattab mengerjakan salat tarawih hingga 20 rakaat.
Sebelum melakukan salat tarawih di rumah, kita harus membaca niat terlebih dahulu, yaitu: Ushallii sunahat taraawiihi rak'ataini (ma-muuman/ imaaman) lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat mengerjakan salat sunnah tarawih dua rakaat (sebagai makmum/imam) karena Allah Ta'ala."
Baca Juga: Shalat Tarawih Berapa Rakaat? Ini Penjelasan Berdasarkan Beberapa Hadist
Ketika melakukan salat tarawih, surat yang dibaca adalah surat-surat pendek yang umum dibaca. Berikut urutan surat tarawih yang dibaca setelah membaca Al Fatihah yang dirangkum dari berbagai sumber.
BERITA TERKAIT
Imam Masjid di AS Ajak Jamaah Push-Up sambil Dzikir setelah Salat Tarawih, Bagaimana Hukumnya?
26 Maret 2025 | 11:50 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI