Suara.com - Di tengah isu reshuffle Presiden Jokowi kumpulkan menteri, Rabu besok. Salah satu menteri yang diundang Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Plate.
Sekjen Partai Nasdem itu enggan berspekulasi dalam ratas besok juga disinggung masalah perombakan kabinet alias reshuffle.
"Besok saya ada undangan ratas," kata Johnny kepada wartawan, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, siang.
Johnny menegaskan salah satu yang bakal dibahas dalam ratas yakni evaluasi penyelenggaraan MotoGP Mandalika.
"Undangan ratasnya pasti masalah yang terkaitlah. Salah satunya tentang penyelenggaraan MotoGP Mandalika itu, yang lain belum ada pembicaraannya," ujarnya.
Dikutip dari WartaEkonomi, Johnny menegaskan tidak mengetahui terkait reshuffle.
"Nah kalau hasil evaluasinya ada yang perlu diperbaiki atau dilengkapi atau bahkan diganti direposisi itu kewenangan presiden," katanya.
Wacana reshuffle kabinet kembali mengemuka.
Pada reshuffle kali ini, dikabarkan mengakomodir Partai Amanat Nasional dalam kabinet Indonesia Maju.
Baca Juga: Gagal Digelar di Vietnam, Jokowi Putuskan ASEAN Para Games 2022 Dilaksanakan di Solo
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa, Luqman Hakim, mengaku mendengar kabar Presiden Joko Widodo akan melakukan reshuffle pada akhir Maret 2022.