Ukraina Klaim Lima Anak Tewas Setiap Hari Sejak Invasi Rusia Dimulai

Bangun Santoso Suara.Com
Rabu, 16 Maret 2022 | 12:36 WIB
Ukraina Klaim Lima Anak Tewas Setiap Hari Sejak Invasi Rusia Dimulai
Para pengungsi dari Ukraina berlindung di aula utama kompleks atletik di ibukota Kishinev, Moldova, Kamis (10/3/2022). [MENAHEM KAHANA / AFP]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Setidaknya anak di Ukraina tewas dalam serangan oleh tentara Rusia, kata pihak berwenang Selasa (15/3/2022).

Kantor kepala kejaksaan di Ukraina mengatakan lebih dari 100 anak juga terluka antara 24 Februari dan 15 Maret.

"Setidaknya lima anak meninggal setiap hari di bawah pengeboman," tambahnya sebagaimana dilansir dari laman kantor berita Anadolu, Rabu (16/3/2022).

Perang Rusia-Ukraina, yang dimulai 24 Februari, telah menarik kecaman internasional, menyebabkan sanksi keuangan di Moskow dan mendorong eksodus perusahaan global dari Rusia.

Setidaknya 636 warga sipil telah tewas dan 1.125 terluka di Ukraina sejak awal perang.

Lebih dari 3 juta pengungsi telah melarikan diri ke negara-negara tetangga, menurut PBB.

Perundingan Rusia-Ukraina

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Rabu mengatakan, pembicaraan damai kini terdengar lebih realistis, namun masih perlu waktu untuk mencapai kesepakatan yang diinginkan.

Para pejabat Ukraina sebelumnya berharap agresi militer Rusia di negara itu dapat berakhir lebih cepat dari perkiraan, kemungkinan pada Mei.

Baca Juga: Presiden Zelenskyy Sebut Perundingan Damai Rusia-Ukraina Lebih Realistis, Tanda Perang Bakal Berakhir?

Mereka mengatakan Moskow mungkin akan menerima sejumlah syarat akibat kegagalannya memasang pemerintah boneka dan menghadapi kekurangan tentara.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI