Suara.com - Keluarga meminta agar dalang dan pembunuh bayaran yang telah menghabisi Chef Ficky Firlana di Pemakaman Chober, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan bisa dihukum mati. Chef Ficky tewas karena Leli, wanita penyuka sesama jenis cemburu buta karena wanita yang disukainya, Hilda berpacaran dengan korban.
“Mudah-mudahan untuk ke depannya hukumannya setimpallah. Kalau bisa ya hukuman mati,” tegas Bowo, saudara korban kepada wartawan saat menghadiri rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Ficky di Pemakaman Chober, Kamis (24/2/2022).
Dia mengatakan apa yang dirasakan Ficky harus dirasakan juga oleh ketiga pembunuhnya.
“Apa yang sudah sepupu saya rasakan biar dia merasakan juga. Bagaimana rasanya. Enak banget nyawa orang diambil,” ungkapnya.
Bahkan diakuinya, saat para pelaku melakukan reka adegan menghabisi nyawa saudaranya, dia mengaku sangat geram.
"Kesel bangat, kalau bisa saya ikut nembak, saya ikut nembak juga,” ujarnya geram.
Leli diduga tega menghabisi nyawa Ficky karena terbakar api cemburu cinta sesama jenis. Sebab korban berhubungan asmara dengan Hilda yang dia klaim sebagai kekasihnya.
Bantah Asmara Sesama Jenis
Hilda membantah hubungannya dengan Leli sebagai pasangan kekasih. Dia menegaskan mereka hanya sekedar teman. Klaim Leli menurutnya hanya sepihak.
"Iya itu sepihak. Itu kan pengakuan dari Leli. Saya waktu dimintain keterangan awal pun, saya jelasin dari awal saya gimana ke dia," kata Hilda saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Kamis.