Sukses Genjot Sektor Ekonomi, Realisasi Investasi Surabaya Diapresiasi sebagai yang Terbesar Kedua se-Indonesia

Sabtu, 19 Februari 2022 | 14:00 WIB
Sukses Genjot Sektor Ekonomi, Realisasi Investasi Surabaya Diapresiasi sebagai yang Terbesar Kedua se-Indonesia
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam sebuah kegiatan. (Dok: Pemkot Surabaya)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Surabaya, Dewi Soeriyawati menyebutkan lima sektor unggulan realisasi investasi tertinggi tahun 2021. Pada investasi PMA, nilai realisasi tertinggi tercatat pada sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi dengan nilai Rp2,23 triliun atau 78,16 persen.

"Kemudian pada urutan kedua, realisasi investasi berada pada sektor Perdagangan dan Reparasi dengan nilai Rp0,32 triliun atau 11,29 persen," kata Dewi.

Selanjutnya pada urutan ketiga, kata Dewi, realisasi investasi tertinggi adalah sektor Hotel dan Restoran dengan nilai Rp0,14 triliun atau 4,83 persen. Urutan keempat, adalah sektor Perumahan, Kawasan, Industri dan Perkantoran, dengan nilai realisasi investasi Rp 0,05 triliun atau 1,62 persen.

"Urutan kelima adalah sektor Industri Kimia dan Farmasi, dengan realisasi investasi Rp0,03 triliun atau 1,18 persen," kata dia.

Sementara pada investasi PMDN, Dewi menyebut, realisasi investasi tertinggi terdapat pada sektor Perumahan, Kawasan, Industri dan Perkantoran dengan nilai Rp14,16 triliun atau 52,14 persen. Lalu, pada urutan kedua ada pada sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi dengan nilai realisasi Rp3,91 triliun atau 14,41 persen. Sedangkan pada urutan ketiga yakni, sektor Hotel dan Restoran dengan realisasi Rp2.13 triliun atau 7,86 persen.

Kemudian pada urutan keempat, realisasi investasi ada pada sektor Kesehatan dengan nilai Rp1,40 triliun atau 5,17 persen. Sedangkan pada urutan kelima, yakni sektor Perdagangan dan Reparasi dengan nilai investasi Rp1,36 triliun atau 5 persen," ujar dia.

"Pada tahun 2022, Dewi memastikan, bahwa Pemkot Surabaya berusaha untuk meningkatkan nilai realisasi investasi di atas capaian tahun 2021 sebesar Rp29,22 triliun. Tentu saja untuk mencapai target itu, pihaknya telah melakukan telaah dan menyiapkan sejumlah. Target investasi di tahun 2022 harus dapat melebihi capaian realisasi pada tahun sebelumnya," tambahnya.

Upaya meningkatkan nilai investasi di Kota Surabaya, salah satunya dilakukan dengan memberikan kemudahan perizinan kepada para investor. Bentuk kemudahan yang diberikan seperti pengurusan perizinan berusaha seluruhnya dilaksanakan secara online melalui system OSS (Online Single Submission) dan SSW (Surabaya Single Window) ALFA.

“Proses secara online tersebut tentunya memudahkan investor untuk memenuhi izin atas usaha yang dilakukan, sementara Pemkot Surabaya terus menggencarkan sosialisasi system tersebut kepada investor dan pelaku usaha," tandasnya. (ADV)

Baca Juga: RTH di Kota Surabaya Capai 22 persen, Eri Cahyadi: Kualitas Udara Terus Meningkat

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI