Suara.com - Setelah Thailand, Vietnam dan Malaysia, sekarang Filipina mengumumkan akan mengizinkan lagi kedatangan turis yang sudah divaksin penuh. Asia Tenggara sedang bersaing memperebutkan turis mancanegara.
Filipina akan memberikan izin masuk bagi pengunjung yang divaksinasi COVID-19 mulai 10 Februari, kata pemerintah Filipina hari Jumat (28/1).
Ini adalah upaya untuk meningkatkan sektor pariwisata yang hancur akibat pandemi.
Warga dari 150 negara yang mendapat fasilitas bebas visa ke Filipina sekarang diundang berkunjung lagi.
"(Ini) akan berkontribusi secara signifikan untuk pemulihan pekerjaan, terutama di komunitas yang bergantung pada pariwisata, dan dalam pembukaan kembali bisnis yang telah ditutup sebelumnya," kata Menteri Pariwisata Berna Romulo-Puyat dalam sebuah pernyataan.
Puyat juga mengatakan, pemerintah akan menghapus persyaratan karantina untuk orang Filipina yang kembali mulai 1 Februari, dan untuk turis asing mulai 10 Februari, tetapi mereka harus divaksinasi dan dites negatif untuk COVID-19.
Filipina, yang populer dengan pantai pasir putih dan kehidupan lautnya yang kaya, bergabung dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya dalam membuka kedatangan turis untuk meningkatkan lapangan kerja dan membantu pemulihan ekonomi.
Pasar utama kunjungan wisatawan di Filipina adalah dari Jepang, Korea Selatan dan Cina, yang merosot 83% tahun lalu. Malaysia tidak mau ketinggalan Menjelang Tahun Baru Imlek, pemerintah Malaysia mengumumkan pelonggaran beberapa pembatasan terkait COVID-19.
Aturan baru yang ditetapkan oleh Kementerian Persatuan Nasional termasuk mengizinkan kunjungan rumah dan makan malam reuni dari 31 Januari hingga 15 Februari.
Baca Juga: Sudah Vaksin COVID-19? Anda Boleh Kembali Liburan di Filipina
Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya, Hajah Nancy Shukri, menyatakan bahwa tingkat vaksinasi yang tinggi di negara itu (78,5 persen) dan respons pandemi yang efektif telah memungkinkan negara itu untuk terus membuka kembali perbatasannya bagi wisatawan mancanegara.