Polisi Sebut Kerangkeng Milik Bupati Langkat Bukan Untuk Perbudakan, Susi Pudjiastuti: Serius Mak?

Selasa, 25 Januari 2022 | 13:33 WIB
Polisi Sebut Kerangkeng Milik Bupati Langkat Bukan Untuk Perbudakan, Susi Pudjiastuti: Serius Mak?
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti [dok. KKP]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Penemuan kerangkeng besi manusia di rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin telah menjadi sorotan tajam. Pasalnya, kerangkeng itu diduga digunakan untuk eksploitasi sampai penyiksaan pekerja sawit.

Namun, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menyebut kerangkeng besi itu digunakan bukan untuk perbudakan. Hal ini diungkapkan oleh Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak.

Panca Putra menyebut kerangkeng besi di milik Bupati Langkat tersebut digunakan untuk rehabilitasi narkoba. Ia mengatakan tempat rehabilitasi berbentuk kerangkeng manusia itu sudah 10 tahun berdiri.

"Yang dibuat bersangkutan oleh secara pribadi dan sudah berlangsung selama 10 tahun. Digunakan untuk rehabilitasi narkoba," kata Panca Putra, kepada wartawan, Senin (24/1/2022).

Pernyataan dari kepolisian ini mendapatkan respons dari Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti. Melalui akun Twitternya, Susi bertanya apakah hal tersebut benar adanya.

Ia juga menambahkan emoji "kemarahan" saat menyoroti kabar jika kerangkeng besi tersebut bukan digunakan untuk perbudakan.

Susi Pudjiastuti Soroti Pertanyaan Polisi yang Sebut Kerangkeng Manusia Milik Bupati Langkat Bukan Untuk Perbudakan. (Twitter/@susipudjiastuti)
Susi Pudjiastuti Soroti Pertanyaan Polisi yang Sebut Kerangkeng Manusia Milik Bupati Langkat Bukan Untuk Perbudakan. (Twitter/@susipudjiastuti)

"Ini serius Mak?" tanya Susi Pudjiastuti sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Selasa (25/1/2022).

Cuitan Susi itu sendiri telah mendapatkan atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya tersebut telah mendapatkan 49 retweet dan 231 tanda suka.

Warganet juga membanjiri kolom komentar cuitan Susi itu dengan beragam pendapat. Mereka menuliskan sindiran sampai kecaman terhadap penemuan mengejutkan adanya kerangkeng manusia yang diduga untuk menyiksa pekerja sawit.

Baca Juga: Intip Koleksi Mobil Mewah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin, Termurah Cuma Rp90 Juta

"Maaf bu Susi, kalau nemu pulau yang lebih damai, gimana kalau kita pindah aja kesana? Saya yakin follower ibu pasti mau ikut semua. Yang jauh dari negeri Wakanda," sindir warganet.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI