Presiden Jokowi Minta Pembenahan Fasilitas dan Infrastruktur di Sirkuit MotoGP Mandalikan Jangan Mepet

Kamis, 13 Januari 2022 | 18:52 WIB
Presiden Jokowi Minta Pembenahan Fasilitas dan Infrastruktur di Sirkuit MotoGP Mandalikan Jangan Mepet
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung fasilitas Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok Tengah, Kamis (13/1/2022). Dia mengecek kesiapan kalur baypass dengan mengendarai motor gede miliknya. [presidenri.go.id]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pembenahan tata ruang dan beautifikasi jalan menuju ke kawasan Mandalika dalam rangka persiapan gelaran MotoGP 20 Maret 2022 mendatang diselesaikan secepatnya.

Pembenahan tersebut terutama untuk landscape, jalan bypass menuju Mandalika hingga pelebaran jalan.

"Tadi Pak Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono) menyampaikan akan selesai di akhir Februari 2022 mulai dari penataaan jalan, kemudian penghijauan kawasan sepanjang jalan, kemudian perluasan dan penataaan jalan menuju mandalika, juga pelebaran jalan yang semua sudah dimulai, pelebaran jalan kota tua," ujar Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas di Raja Hotel Kuta Mandalika, NTB yang diunggah di akun instagram Sekretariat  Kabupaten, Kamis (13/1/2022).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta agar penataan pemukiman seperti di homestay, penjualan souvenir hingga warung makan, ditingkatkan atau di-upgrade. Sehingga, wajah Mandalika, kata Jokowi, saat gelaran MotoGP berubah.

Baca Juga: Ingin Persiapan MotoGP 2022 Berjalan Baik, Jokowi Ingatkan Tidak Ada Lagi Unboxing Ilegal Saat Superbike 2021

"Untuk kesiapan fasilitas penunjang seperti hotel maupun  homestay, restoran, hati-hatu kemarin waktu Superbike ada masalah yang berkaitan dengan makan, dengan warung maupun restoran yang kurang, ini betul-betul tolong disiapkan."

"Dan dihitung betul fasilitas penjualan souvenir UMKM ini yang melibatkan pengrajin-pengrajin yang ada di NTB dan provinsi yang lain termasuk promosi destinasi wisata mana yang bisa dikunjungi setelah atau sebelum MotoGP diselenggarakan," sambungnya.

Selain itu, Jokowi juga memerintahkan percepatan pembenahan fasilitas dan infrastruktur di dalam sirkuit.

"Pembenahan fasilitas dan infrastruktur di dalam sirkuit yang terhitung jangan mepet-mepet waktu pelaksanaan mulai dari royal box, paddock maupun pit pool bagi pembalap dan offisial tadi sudah kita lihat," paparnya.

Terkait drainase lintasan, Jokowi menyatakan harus juga menjadi fokus persiapan MotoGP.  Sebab, ia tak ingin ada kendala dalam pelaksanaan MotoGP.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan Homestay Jelang Gelaran MotoGP Mandalika, Pemilik: Sulit Diungkapkan dengan Kata-kata

"Di dalam yang kemarin (Superbike) masih kelihatan agak bermasalah meskipun ini sudah dikerjakan juga sistem drainsase yang menampung kalau ada curah hujan yang tinggi. ini juga hati-hati. Jangan nanti ada alasan karena curah hujannya ekstrim, nanti nggak siap sistem drainase kita," ucap Jokowi.

Pembangunan tribun penonton kata Jokowi harus segera diselesaikan secepat mungkin, sehingga pengerjaannya tidak mepet.

"Pengaspalan kembali sirkuit kalau memang diperlukan. (Lalu) Cek betul kesiapan kebutuhan listrik, dan mengenai relokasi keluarga yang masih ada di dalam kawasan, kalau masih ada saya tadi sudah disampaikan sudah selesai semuanya," kata dia.

Tak hanya itu, Jokowi ingin pembayaran fee MotoGP segera diselesaikan.

"Saya juga ingin mendapatkan laporan mengenai pembayaran fee untuk motoGP karena juga sudah diputuskan di rapat sebelumnya," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI