Australia Punya Sarjana Pertama yang Hidup dengan Down Syndrome

SiswantoABC Suara.Com
Selasa, 04 Januari 2022 | 14:43 WIB
Australia Punya Sarjana Pertama yang Hidup dengan Down Syndrome
Ilustrasi mahasiswa Down Syndrome (Pixabay)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

"Mereka harus mengabaikan stereotip," katanya.

"Orang-orang seperti saya harus mengabaikannya dan mau melakukannya [kuliah] untuk memberi mereka sebuah pengalaman hidup."

"[Belajar di Universitas] benar-benar mengubah dunia dan hidup saya."

Seorang wanita dengan sindrom Down mengenakan kemeja hijau. Image: Rachel High di rumahnya ABC News: Carl Saville

Miriam mengaku ia merasa senang dengan keberhasilan putrinya.

"Semua menelepon kami dan berkata, 'bukankan ini adalah sebuah hasil yang luar biasa?', dan memang itu hasilnya," katanya.

"Kami benar-benar tidak percaya … ini lebih dari yang pernah kami impikan."

"Ketika Rachel lahir 44 tahun yang lalu, kami diberi tahu jika sebaiknya kami menempatkannya di rumah perawatan dan memiliki anak lagi."

Tapi mereka tidak melakukannya.

"Inilah bayi, yang saat itu harapan dari orang-orang sangat kecil untuknya, tapi sekarang ia bisa mengubah dunia untuk orang lain karena prestasinya."

Baca Juga: Pemuda Down Syndrome Depok Positif COVID-19 Meninggal Terlantar, Ini Kata Keluarga

Diproduksi oleh Mariah Papadopoulos dari artikel dalam bahasa Inggris yang bisa dibaca di sini.

REKOMENDASI

TERKINI