Suara.com - Fungsi fakta dalam teks eksplanasi tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Sebab fakta membutuhkan penjelasan dan dalam sebuah teks eksplanasi dibutuhkan fakta agar penjelasan suatu fenomena itu sendiri dapat dipercaya oleh masyarakat.
Fungsi fakta dalam teks eksplanasi adalah sebagai penjelas mengenai sebab dan akibat dari suatu peristiwa baik itu fenomena alam maupun fenomena sosial yang terjadi di sekitar kita. Kita bisa memperjelas apa yang mau dipaparkan kepada pembaca dengan teks eksplanasi itu.
Oleh karena itu, dalam sebuah teks eksplanasi akan terpaparkan contoh sesuai fakta untuk memudahkan pembaca memahami sebuah teks.
Tujuan dan struktur dari teks eksplanasi
Kenapa fakta dibutuhkan dalam teks eksplanasi karena tujuan dari teks eksplanasi adalah memberikan informasi kepada pembaca mengenai fenomena yang terjadi sekaligus dapat menjadi wawasan bagi pembaca. Agar berhasil mencapai tujuan tersebut, teks eksplanasi memiliki struktur teks eksplanasi penulisan sebagai berikut:
1. Pernyataan umum
Disebut juga sebagai identifikasi fenomena. Dalam tahap ini, dalam paragraf teks eksplanasi akan berisi fenomena yang akan dibahas. Biasanya penulis akan mengambil fenomena alam atau sosial. Penulis akan memaparkan gejala terjadinya fenomena alam dan informasi-informasi awal sebuah fenomena.
2. Rangkaian / kronologi kejadian
Dalam paragraf, agar fungsi fakta dalam teks eksplanasi terasa, maka harus muncul serangkaian kejadian atau bisa juga disebut dengan kronologi kejadian. Struktur kronologi kejadian ini akan memperjelas persoalan yang dipaparkan oleh penulis teks eksplanasi untuk menegaskan bahwa fakta dari suatu fenomena itu berbahaya, menarik, atau menjadi trend center di tengah-tengah masyarakat.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Cappadocia, Destinasi Impian Kinan di Serial Layangan Putus
Kronologi atau rangkaian dalam teks eksplanasi bisa ditulis sangat panjang sesuai dengan kebutuhan untuk menyampaikan fakta. Hal itu penting agar fungsi fakta dalam teks eksplanasi berjalan dan dapat dipahami oleh pembaca.