Bantah Melecehkan Penumpangnya, Ini Kronologis Versi Sopir GrabCar

Senin, 27 Desember 2021 | 20:03 WIB
Bantah Melecehkan Penumpangnya, Ini Kronologis Versi Sopir GrabCar
Ilustrasi taksi online. (HiTekno.com)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pria berinisial GJ, sopir taksi online GrabCar terduga pelaku pelecehan seksual dan pemukulan terhadap penumpangnya berinisial NT membantah tuduhan yang ditujukan kepadanya. Hal itu disampaikannya lewat kuasa hukumnya, Siprianus Edi Hardum.

“GJ tidak melakukan pelecehan seksual seperti menyentuh payudara perempuan bernama NT,” kata Siprianus saat dihubungi Suara.com, Senin (27/12/2021).

Siprianus berdalih kliennya hanya menyentuh pipi, karena merespons pukulan yang menurutnya dilakukan NT terlebih dahulu.

“Dari berita yang ditulis sejumlah media massa dan tulisan di IG NT, NT terlalu berlebihan,” ujarnya.

Dia pun membeberkan kronologi versi kliennya. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (23/12/2021) sekitar pukul 01.45 WIB. Saat itu NT dan rekanya menaiki mobil yang dikendarai GJ untuk pulang menuju kawasan Tambora, Jakarta Barat.

“GJ juga mencium bau alkohol ketika mereka berbicara dalam mobil. Keduanya duduk di bangku tengah. NT duduk pas di belakang sopir (GJ),” kata Siprianus.

Saat mobil sedang melaju, NT tiba-tiba muntah. Menurut Siprianus, rekan NT sempat menegur untuk tidak muntah di dalam mobil.

“Mungkin karena itu, NT muntah membuka kaca mobil. Ketika NT muntah GJ tetap melaju kendaraan. NT dan rekannya tidak meminta GJ agar memberhentikan mobil,” ujarnya.

Usai muntah, NT meminta GJ berhenti jika menemukan pedagang minuman.

Baca Juga: Ini 4 Ciri Umum Pelaku Pelecehan Seksual

“Namun, GJ menawarkan minuman air mineral yang disiapkannya di jok belakang mobil. NT dan rekannya mau, sehingga GJ memberhentikan mobil, mengambil dua botol aqua membuka pintu tengah mobil menyodorkan aqua,” papar Siprianus.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI