Eks TGUPP Anies Jadi Dirut Pelayanan TransJakarta, PDIP: Mengelola Bajaj Saja Belum Pernah

Senin, 06 Desember 2021 | 17:11 WIB
Eks TGUPP Anies Jadi Dirut Pelayanan TransJakarta, PDIP: Mengelola Bajaj Saja Belum Pernah
Direktur Utama TransJakarta, Mochammad Yana Aditya dan Adi Kurnia Setiadi dari Fraksi Gerindra berseteru dalam rapat Komisi B DPRD DKI terkait tudingan direksi Transjakarta yang pernah melakukan rapat sambil menonton belly dance dan striptis, Senin (6/12/2021). [Suara.com/Fakhri]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Anggota DPRD Jakarta dari fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak, meragukan kapabilitas dari Direktur Pelayanan dan Pengembangan TransJakarta, Achmad Izzul Waro. Pasalnya, Izzul disebutnya tidak memiliki rekam jejak mengurus transportasi sama sekali.

Hal ini dikatakan Gilbert saat rapat dengar pendapat Komisi B DPRD DKI bersama dengan PT Transportasi Jakarta (TransJakarta). Pertemuan ini membahas soal rentetan kecelakaan yang belakangan ini dialami oleh armada BUMD tersebut.

Gilbert menilai rentetan kecelakaan yang terjadi belakangan ini juga merupakan akibat dari kurang baiknya kinerja Direktur Operasional. Posisi itu disebutnya terlalu sulit untuk diduduki orang yang tidak berpengalaman di bidang transportasi.

"Tadi saya katakan, anda sudah pernah mengelola bajaj belum, jangan langsung Transjakarta. Karena enggak mungkin dengan bisnis Rp10 juta penduduk begini lalu tiba-tiba kita menyerahkan ke orang yang tidak punya track record," ujar Gilbert di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (6/12/2021).

Ia pun mencurigai adanya kejanggalan dalam rekrutmen Direksi TransJakarta. Apalagi Izzul diketahui merupakan mantan Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Gubernur Anies Baswedan.

"Saya tidak yakin fit and proper testnya berjalan dengan baik, karena bisa jadi intervensi. Lalu, track record dia kan juga TGUPP," jelasnya.

Karena itu, ia meminta agar Izzul ikut bertanggungjawab atas berbagai kecelakaan yang terjadi.

Gilbert meminta agar Izzul mundur dari jabatanya dan penggantinya harus berasal dari kalangan profesional yang ahli di bidangnya.

"Prinsip pertama yang disampaikan ahli bahwa it's all about human, kalau mau ada perubahan ya ganti orangnya," pungkasnya.

Baca Juga: Rapat Kerja, DPRD Singgung Dirut TJ: Saya Tidak Mau Tukang Ikan Bicara Transportasi

Disorot

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI