Namun, belakangan diketahui jika ibunya masih hidup dan tidak masuk daftar korban meninggal. Cowok ini mengungkap ibunya menjadi korban terluka dalam kejadian itu.
Akibatnya, sang ibu harus memasang pen di pundak dan rusuknya hingga sekarang. Kondisi ini membuat sang ibu masih sering kesakitan sampai sekarang.
"Mamaku selamat ya guys, tapi walaupun kejadiannya sudah lama banget, tapi mama masih sering sakit bagian yang diletak pen di badannya dan trauma lihat alat berat," beber sang cowok.
"Sampai sekarang mama masih sering kesakitan karena ada pen di pundak dan rusuknya," lanjutnya.
Kisahnya itu mendapatkan perhatian warganet. Mereka membanjiri kolom komentar dengan doa dan dukungan untuk cowok berserta ibunya tersebut.
"Udah 5 tahun ya berita itu, gak kerasa," tulis warganet.
"Huhu virtual hug," komen warganet.
"Iya 2015 waktu itu bener parah. Orang tua gue jadi saksi semuanya pas di depan mata. Mulai peristiwa crane jatuh dan tenda terbang. Alhamdulilah selamat," curhat warganet.
"Baru tahu peristiwanya, merinding banget lihat foto-fotonya," tambah yang lain.
Baca Juga: Viral Anak Punk di Bali Mabuk Gedor Bus Trans Metro Dewata Lalu Minta Maaf di Medsos
"Bapak aku di sana. Dia menyaksikan kejadian itu, runtuh hati aku pas ada berita ini. Pas bapak telepon semua nangis ucap syukur," kenang warganet.