Rachel Vennya Kabur Karantina, Pemerintah Janji Jatuhkan Sanksi Tegas

Minggu, 17 Oktober 2021 | 07:26 WIB
Rachel Vennya Kabur Karantina, Pemerintah Janji Jatuhkan Sanksi Tegas
Potret Rumah Rachel Vennya. [Instagram/rachelvennya]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyebut pemerintah pasti akan menghukum setiap orang yang melanggar proses kekarantinaan kesehatan di masa pandemi COVID-19.

Hal ini disampaikan Johnny setelah kabar Rachel Vennya kabur dari karantina di Wisma Atlet Pademangan dengan bantuan oknum TNI petugas karantina, Jakarta Utara, setelah selebgram ini berlibur dari Amerika, ramai diperbincangkan.

"Sanksi tegas pasti dijatuhkan bagi yang melanggar," kata Jhonny, Minggu (16/10/2021).

Dia menjelaskan, Surat Edaran Kasatgas COVID-19 No. 20/2021 telah mengatur tentang pelaku perjalanan internasional yang akan masuk Indonesia.

Di antaranya terkait kewajiban karantina bagi pelaku perjalanan internasional yang harus diikuti agar pelaku perjalanan tidak jatuh sakit maupun membawa penyakit bagi masyarakat lain.

"Regulasi yang disusun telah melewati serangkaian kajian untuk memastikan seluruh masyarakat terlindungi. Terlebih, saat ini banyak ancaman masuknya varian baru Corona," ucapnya.

Jhonny menegaskan sanksi bagi pelaku perjalanan internasional yang melanggar kewajiban karantina diatur dalam Pasal 14 UU Wabah Penyakit Menular dan Pasal 93 UU Kekarantinaan Kesehatan.

"Mari kita kawal bersama aturan yang ditetapkan. Semua aturan ditujukan semata-mata untuk melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat secara luas," tuturnya.

Sementara, kepolisian akan memanggil selebgram Rachel Vennya untuk diperiksa, polisi juga akan memanggil manager dan pacar sang selebgram, Maulida Khairunnia dan Salim Nauderer.

Baca Juga: Kabur saat Karantina COVID-19, Selebgram Rachel Vennya Diperiksa Polisi

"Jadi ada Rachel Vennya, Salim dan Maulida (diperiksa). Tapi surat panggilannya kepada Rachel Vennya saja," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Sabtu (16/10/2021).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI