Kapolsek di Sulteng Diduga Cabuli Anak, KontraS: Polri Harus Lakukan Reformasi Internal

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:38 WIB
Kapolsek di Sulteng Diduga Cabuli Anak, KontraS: Polri Harus Lakukan Reformasi Internal
Ilustrasi pencabulan. di Palembang, SA Dicabuli di kamar mandi sekolah
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kapolsek di Sulawesi Tengah diduga meniduri seorang anak perempuan yang merupakan putri dari seorang tersangka. Anggota polisi itu mengiming-imingi korban dapat membebaskan sang ayah dari jeruji besi.

Terkait itu, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengecam kedua kasus itu. Institusi Polri diminta melakukan evaluasi terhadap proses peradilan di internalnya.

“Karena sering kali dalam pemantauan yang kami lakukan sering kali pelanggaran yang dilakukan kepolisian berhenti di proses internal saja, misalnya (hanya di) etik gitu. Ini yang menurut kami perlu ditekankan di kepolisian guna, reformasi institusi kepolisian,” kata Staf Devis Hukum KontraS, Adelita Ayas saat dihubungi Suara.com, Jumat (15/10/2021).

Adelita mengatakan dalam proses hukum terhadap anggotanya, Polri juga harus meningkatkan pengawasannya.

“Harus mulai menilik lebih jauh bagaimana pengawasan mereka terhadap anggotanya yang melakukan tindak pidana,” ujarnya.

Hal itu juga yang harus dilakukan Polri pada kasus yang terjadi di Sulawesi Tengah.

“Jadi tidak hanya sekedar dipecat dan dibebas tugaskan. Tetapi kalau ini termasuk ranah pidana, tentu ini harus dihukum secara pidana dan diawasi lembaga negara dan tentu juga kita sebagai masyarakat,” tegas Adelita.

Tiduri Anak Tersangka

Sebelumnya beredar di sosial media, seorang Kapolsek di Sulawesi Tengah diduga meniduri anak dari seorang tersangka. Padahal, tersangka tersebut masih menjalani masa penahanan.

Baca Juga: Polda Sulteng Usut Kasus Kaposlek Diduga Setubuhi Anak Tersangka Modus Bisa Bebas

Kabar tersebut diungkap oleh korban berinisial S yang merupakan anak tersangka.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI