"Ketika Distrik diberitahu tentang tuduhan ini pada bulan Maret, karyawan tersebut segera dipindahkan ke lokasi non-sekolah," kata juru bicara tersebut.
"Distrik akan memulai proses pemutusan hubungan kerja dan akan memastikan ia tidak dapat bekerja di sekolah ini lagi," sambungnya.
Calvi didakwa melakukan tindakan kekerasan kepada murid, hingga memerkosa anak di bawah umur. Namun, dia dibebaskan dengan jaminan 39.000 dolar (Rp 554,6 juta) pada hari Sabtu (9/10/2021).
Berdasarkan keterangan juru bicara polisi Rey Valdes, remaja 15 tahun itu menolak membantu penyelidikan kasusnya.
Valdes menuturkan ketika petugas mencoba untuk memeriksa remaja tersebut, dia tidak merasa menjadi korban pemerkosaan.
"Dia mengatakan kepada kami dia tidak diperkosa. Tapi saya ingin menekankan di bawah hukum Florida, anak di bawah umur tidak bisa memberikan konsen," kata Valdes.