Politikus Gerindra Sebut Partai Buruh Ada Peluang untuk Lolos ke Parlemen

Senin, 04 Oktober 2021 | 13:47 WIB
Politikus Gerindra Sebut Partai Buruh Ada Peluang untuk Lolos ke Parlemen
Presiden KSPI Said Iqbal. (Suara.com/Bagaskara)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menilai Partai Buruh yang akan dideklarasikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berpeluang untuk lolos parliamentary threshold atau PT jika ikut Pemilu 2024 mendatang.

"Kalau lihat peluang si besar ya, karena dengan persyaratan 4 persen PT itu harusnya bisa lebih dicapai Partai Buruh dengan basis pekerja Indonesia banyak sekali jumlahnya," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/10/2021).

Dasco mengatakan, adanya Partai Buruh dianggap bagus untuk bisa secara khusus memperjuangkan aspirasi pekerja atau buruh di Parlemen. Ia pun turut mengapresiasi terkait dihidupkannya kembali Partai Buruh.

"Ada Partai Buruh bagus supaya aspirasi buruh bisa maksimal dari aspirasi sampai revisi UU, kami apresiasi kepada teman-teman pekerja dan saya ucapkan selamat berjuang menempuh jalan demokrasi," tuturnya.

Lebih lanjut, Dasco mengatakan dengan adanya Partai Buruh diharapkan rakyat juga bisa melihat dan merasa terwakili di Parlemen.

Partai Buruh

Sebelumnya, sejumlah konfederasi hingga aliansi pekerja atau buruh menghidupkan kembali Partai Buruh untuk bisa ikut dalam Pemilu 2024 mendatang. Bangkitnya Partai Buruh ini salah satunya dilatarbelakangi dari tidak diakomodirnya suara-suara buruh di Parlemen, puncaknya kala pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja.

"Partai Buruh yang lama, dibangkitkan kembali dan Partai Buruh yang baru ini siap mengikuti pemilu 2024," kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal kepada wartawan, Sabtu (2/10/2021).

Said menjelaskan, pendiri Partai Buruh yang baru ini adalah 4 konfederasi serikat pekerja terbesar di Indonesia, 50 federasi serikat pekerja tingkat nasional, serikat petani dan nelayan terbesar di Indonesia yaitu SPI, forum guru honorer tenaga honorer dan guru swasta FPTHSI, dan beberapa organisasi gerakan sosial lainnya.

Baca Juga: Isu Kebangkitan Partai Buruh, Pakar Singgung Kekuatan Politik dan Dampak Ekonomi

Said mengklaim, Partai Buruh yang baru ini sudah memiliki kepengurusan di tingkat nasional, 100 persen, tingkat Provinsi 80 persen, tingkat Kabupaten/Kota 35 persen, tingkat kecamatan masih kurang 15 persen sesuai persyaratan verifikasi KPU, dan sudah memiliki 1000 anggota merata di 403 Kabupaten/Kota.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI