Hukum Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

Rifan Aditya Suara.Com
Senin, 27 September 2021 | 10:51 WIB
Hukum Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW
Hukum Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raudhatul Jannah (dok. istimewa)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Maulid Nabi Muhammad SAW kerap diperingati dengan berbagai perayaan. Tapi bagaimana hukum merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW?

Dilansir dari mui.or.id, hukum merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah boleh dan tidak termasuk bi’dah dhalalah (mengada-ada yang buruk) tetapi bid’ah hasanah (sesuatu yang baik).

Tidak ada dalil-dalil yang mengharamkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Bahkan jika dipelajari lebih lanjut, justru terdapat dalil-dalil yang memperbolehkannya.

Hukum Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

Bid’ah Hasanah merupakan sesuatu yang tidak dilakukan Nabi maupun sahabatnya. Namun, perbuatan ini memiliki nilai kebaikan dan tidak bertentangan dengan Al-Qur’an maupun Al-Hadits.

Di lain sisi, Bid’ah Dhalalah adalah perbuatan baru dalam agama yang bertentangan dengan Al’Qur’an maupun Al-Hadits.

Kebolehan memperingati Maulid Nabi tentu memiliki argumentasi syar’i yang kuat. Misalnya, Rasulullah SAW memperingati kelahiran dan penerimaan wahyunya dengan berpuasa setiap hari kelahirannya, yaitu setiap hari Senin. Hal ini dilakukan sebagai rasa syukurnya atas kelahiran dan awal penerimaan wahyunya.

“Dari Abi Qotadah al-Anshori RA sesungguhnya Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai puasa hari senin. Rasulullah SAW menjawab: Pada hari itu aku dilahirkan dan wahyu diturunkan kepadaku”. (H.R. Muslim)

Kita juga dianjurkan untuk bergembira atas rahmat dan karunia Allah SWT kepada kita. Termasuk kelahiran Nabi Muhammad SAW. Yang membawa rahmat kepada alam semesta. Allah SWT berfirman:

Baca Juga: Kapan Maulid Nabi 2021? Beserta Contoh Tradisinya di Indonesia

“Katakanlah: “Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan. (QS.Yunus:58).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI