“Berapa panjang gelombang sinar matahari yang dihamburkan setiap partikel tergantung pada ukurannya, sehingga rentang ukuran partikel yang lebih luas memungkinkan cat untuk menyebarkan lebih banyak spektrum cahaya dari matahari,” universitas menjelaskan.
Awal tahun ini, produk tersebut mendapatkan gelar Guinness World Records sebagai "cat paling putih" dan akan muncul tahun 2022.
Aplikasi paten telah diajukan dan selanjutnya, para peneliti berharap cat bisa dipasarkan melalui kemitraan dengan perusahaan.