Suara.com - Selama menjadi Walikota Jakarta, tidak sedikit monumen yang dibangun Anies Baswedan. Apa saja monumen yang dibangun Anies Baswedan?
Beberapa monumen yang dibangun Anies Baswedan tidak hanya menambah estetika kota Jakarta dan memperindah ruang publik. Meskipun pembangunan monumen itu tak lepas dari pro dan kontra tapi tujuannya juga untuk memeriahkan sebuah event.
Berikut ini beberapa monumen yang dibangun oleh Anies Baswedan.
Pada tahun 2020 lalu, instalasi Batu Gabion dipasang di kawasan Bundaran HI. Instalasi ini sendiri sebelumnya pernah dipasang pada acara perayaan malam tahun baru 2020.
Bentuknya terlihat sederhana, modern, dan minimalis. Tiga bronjong berisi bebatuan berdiri kokoh di sisi utara Bundaran HI pada awal 2020 lalu. Tanaman hias juga dipasang untuk memperindah instalasi ini.
Yang fantastis, total anggaran yang diperlukan untuk membuat instalasi ini adalah senilai Rp 150.000.000. Cukup besar bukan? Namun jika melihat makna di dalamnya, sepertinya cukup sepadan ya?
2. Tugu Sepatu
![Penampakan bagian kiri Tugu Sepatu yang tidak terkena vanadlisme di Stasiun BNI City, Jakarta Pusat, Minggu (19/9/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/09/19/44356-tugu-sepatu-jakarta.jpg)
Hingga saat artikel ini dituliskan, rincian data yang menyebutkan mengenai anggaran yang digunakan belum bisa ditemukan. Instalasi ini sendiri dipasang di beberapa lokasi sekaligus, mulai dari kawasan Sudirman, dan beberapa lokasi lainnya.
Baca Juga: 5 Fakta Tugu Sepatu di DKI Jakarta: Tujuan Dibangun hingga Vandalisme
Namun ternyata pemasangan tugu ini justru jadi ajang corat-coret aksi seni jalanan oleh oknum. Tak berselang lama, instalasi ini kemudian tak lagi terlihat. Padahal instalasi tugu ini sebenarnya disiapkan untuk menandai dimulainya Festival Kolaborasi Jakarta 2021.