Setelah lulus, sarjana teknik pertambangan dan perminyakan bisa bekerja di perusahaan tambang, menjadi akademisi, dan maupun melamar di perusahaan BUMN.
3. Jurusan Ekonomi dan Bisnis
![Ilustrasi bisnis waralaba. [shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2016/06/01/o_1ak5041r6hq128o1uq98si10ava.jpg)
Ilmu ekonomi dan bisnis masih menjadi favorit. Apalagi bidang keuangan yang cukup krusial di setiap perusahaan.
Berbagai pilihan karier bisa ditempuh, antara lain akuntan, analis investasi, penasihat keuangan, manajer pajak, konsultan bisnis, wirausaha dan lainnya.
4. Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV)
Jurusan DKV mungkin terdengar asing bagi beberapa orang. Namun, jurusan ini juga memiliki prospek kerja yang menggiurkan. Terlebih industri digital sedang maju pesat.
Lulusan DKV bisa bekerja sebagai desainer grafis, animator, hingga desainer produk untuk berbagai industri.
5. Jurusan Sastra
Jurusan sastra kerap dianggap sebagai jurusan yang minim peluang. Jarang posisi yang membutuhkan jurusan sastra di sebuah perusahaan.
Baca Juga: Rincian Lengkap Biaya Hidup di Selandia Baru, Calon Mahasiswa Baru Wajib Tahu!
Namun, jurusan sastra memiliki banyak peluang di industri kreatif. Lulusan sastra bisa bekerja sebagai content writer, blogger, scrip writer, penerjemah (lulusan sastra asing), bahkan menjadi pengajar bahasa.