Profil ISIS K, Kelompok yang Disebut-sebut Paling Ekstrem di Afghanistan

Dany Garjito Suara.Com
Selasa, 14 September 2021 | 20:03 WIB
Profil ISIS K, Kelompok yang Disebut-sebut Paling Ekstrem di Afghanistan
Asap hitam terlihat di sebuah kawasan di Kabul, Afghanistan, Minggu (29/8/2021). (ANTARA/Reuters)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Siapa ISIS K? Berikut profil ISIS K sebuah kelompok yang disebut-sebut sangat ekstrem saat melakukan aksinya.

ISIS K atau Negara Islam Provinsi Khorasan (ISKP) atau ISIS Khorasan adalah kelompok yang berafiliasi dengan ISIS di Afghanistan dan Pakistan.

ISIS K dibentuk pada Januari 2015, pada masa puncak kekuasaan ISIS di Irak dan Suriah. Mereka merupakan kelompok yang paling ekstrem dan paling kejam dibandingkan semua milisi jihad di Afghanistan.

ISIS K bermarkas di provinsi timur Nangarhar yakni, sebuah tempat  dekat dengan rute penyelundupan narkotik dan manusia dari dan keluar Pakistan. Anggotanya  sekitar 3.000 orang tetapi berkurang saat melawan pasukan keamanan AS dan Afghanistan antara lain  dalam konflik dengan Taliban.

ISIS K merekrut para jihadis  Afghanistan dan Pakistan khususnya orang-orang  yang membelot dari Taliban Afghanistan. Anggotanya juga berasal dari teroris yang lain. 

Aksi ekstrem

ISIS K disinyalir bertanggung jawab atas sejumlah serangan teror.  Serangan tersebut dinilai sangat kejam karena menargetkan sekolah perempuan, rumah sakit, bahkan bangsal bersalin. Mereka bahkan tidak segan menembak mati perempuan hamil dan perawat.

ISIS-K  membangun gerakan-gerakan  ekstrimis di Afghanistan, antara lain di  Kabul. Bahkan, melakukan sejumlah serangan bunuh diri sejak 2016.

ISIS-K menyerang penjara utama di Jalalabad, ibu kota Provinsi Nangarhar, untuk membebaskan puluhan pendukungnya yang ditangkap oleh pasukan keamanan Afghanistan.

Baca Juga: Pakai Busana Tradisional, Perempuan Afghanistan Menentang Aturan Taliban

Menurut Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)  jumlah personel ISIS-K diperkirakan mencapai 500 orang.  

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI