Bacaan Dzikir Petang Sesuai Anjuran Nabi Muhammad SAW Serta Keutamaannya

Rifan Aditya Suara.Com
Selasa, 07 September 2021 | 18:12 WIB
Bacaan Dzikir Petang Sesuai Anjuran Nabi Muhammad SAW Serta Keutamaannya
Bacaan dzikir petang - Ilustrasi berdoa, niat puasa, dzikir, doa setelah sholat (Elemen Envato)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
  • Menjadi lebih tenang
  • Mendekatkan diri pada Allah SWT
  • Mendapatkan ampunan dari Allah SWT
  • Menambah rasa khusyu' saat beribadah
  • Mendapatkan perlindungan Allah SWT
  • Allah akan mencukupkan rezeki
  • Allah menjanjikan surga

Berikut adalah bacaan dzikir petang seperti anjuran Rasulullah SAW.

1. Pembukaan

A'udzu billahi minasy syaithonir rojiim" dilanjutkan dengan membaca Al-Fatihah.

Artinya: aku berlindung kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dari setan yang terkutuk".

2. Membaca Ayat Kursi (1x)

“Allahu la ilaha illa huw, al-hayyul-qayyum, la ta`khuzuhu sinatuw wa la na`um, lahu ma fis-samawati wa ma fil-ard, man zallazi yasyfa'u 'indahu illa bi`iznih, ya'lamu ma baina aidihim wa ma khalfahum, wa la yuhituna bisyai`im min 'ilmihi illa bima sya`, wasi'a kursiyyuhus-samawati wal-ard, wa la ya`uduhu hifzuhuma, wa huwal-'aliyyul-'azim.”

Artinya: “Allah, tidak ada ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha besar.” (QS. Al Baqarah: 255).

3. Membaca surat Al ikhlas (3x)

"Qul huwallahu ahad, allahus-samad, lam yalid wa lam yulad, wa lam yakul lahu kufuwan ahad"

Baca Juga: Bacaan Latin Doa Zikir Pembuka Rezeki Mengawali Hari, Baca Tiap Pagi Insya Allah Lancar

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah ilah yang bergantung kepada-Nya segala urusan. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.” (QS. Al ikhlas: 1-4)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI