Artinya: "Kami panjatkan segala puji kepada-Nya dan kami mohon pertolongan-Nya. Seraya memohon ampun dan perlindungan-Nya dari segala keburukan jiwa-ku dan kejelekan amaliahku. Barang siapa telah Allah berikan petunjuk jalan baginya, maka tidak ada yang bisa menyesatkannya. Dan barang siapa yang telah Allah sesatkan jalannya, maka tiada yang bisa memberinya petunjuk. Ya Allah limpahkanlah shalawat dan salam bagi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabat-sahabatnya."
Selain dua doa pembuka majelis di atas, ada juga doa majelis lainnya yang biasa diamalkan saat akan memulai majelis taklim, pengajian maupun khutbah. Adapun doanya sebagai berikut:
Doa Pembuka Majelis 3
Alhamdulillahilladzi an’amanaa bini’matil iimaan walislaam. Wanusholii wanusalimu ‘alaa khoril anam sayyidinaa muhammadin wa’alaa alihi wasohbihi ajma’iina imaa
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberi sebaik-baik nikmat berupa iman dan Islam. Shalawat dan doa keselamatanku terlimpahkan selalu kepada Nabi Agung Muhammad SAW berserta keluarga dan para sahabat-sahabat Nabi semuanya."
Doa Pembuka Majelis 4
Alhamdulillahi wash-sholatu wassalaamu ‘alaa rosuulillahi sayyidinaa wamaulaanaa muhammadibni abdillahi amma ba’duhu
Artinya: "Puji syukur kepada Allah, doa salawat serta keselamatan semoga selalu dicurahkan kepada Rasulullah junjungan dan pembimbing kita Nabi Muhammad bin Abdillah."
Baca Juga: Doa Kelancaran Usaha dan Rezeki Untuk Diamalkan Setiap Hari
Rasulullah SAW juga biasa mengamalkan doa penutup majelis (kafaratul majelis). Hal tersrbut tercantum juga xalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah yang artinya sebagai berikut: