Juru bicara kepolisian mengatakan pasukan keamanan yakin para buronan berusaha mencapai Tepi Barat, wilayah tempat Otoritas Palestina menjalankan pemerintahan sendiri secara terbatas, atau perbatasan Yordania yang berjarak 14 km ke arah timur.
Di Gaza, para pendukung Jihad Islam membagikan permen di jalan kepada para pengendara motor dan orang-orang yang lewat sebagai perayaan.
"Hari ini, para pahlawan Jihad Islam meraih kemenangan baru di penjara Gilboa. Kemenangan ini menghancurkan citra penjajah," kata petinggi Jihad Islam Khamees El-Haitham di Gaza.
Sebuah video yang dirilis Dinas Pelayanan Penjara Israel memperlihatkan para petugas tengah memeriksa lubang yang digali para narapidana dekat toilet sel.
Di media sosial, orang-orang Palestina dan Israel dengan cepat mengunggah foto-foto adegan film "The Shawshank Redemption" (1994) yang mengisahkan upaya melarikan diri dari penjara.
Arik Yaacov, komandan utara Dinas Pelayanan Penjara, mengatakan setelah berhasil lolos lewat lubang tersebut, para narapidana menggunakan lorong yang terbentuk oleh konstruksi bangunan untuk keluar dari penjara.
Penjara Gilboa, yang berjarak 4 km dari batas Tepi Barat yang dikuasai Israel, merupakan salah penjara dengan tingkat keamanan maksimum di negara Zionis itu.
Salah seorang narapidana yang kabur diidentifikasi sebagai Zakaria Zubeidi, mantan komandan Brigade Martir Al Aqsa Fatah di Jenin, Tepi Barat, yang pernah mendapat amnesti dari Israel.
Dia ditangkap lagi pada 2019 setelah diduga terlibat dalam serangan bersenjata.
Baca Juga: Kedubes Palestina: Kami Tak Pernah Terima Bantuan dari LSM Indonesia
Persidangan kasusnya masih berlangsung. (Sumber: Antara/Reuters)