Viral Wanita Paruh Baya Nangis Dianiaya Warga Karena Maling, Publik sampai Enggak Tega

Rabu, 11 Agustus 2021 | 13:05 WIB
Viral Wanita Paruh Baya Nangis Dianiaya Warga Karena Maling, Publik sampai Enggak Tega
Viral Wanita Paruh Baya Nangis Dipukul Warga Karena Maling. (Instagram/@andreli48)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Video wanita paruh baya yang menangis karena dihakimi warga menjadi viral. Wanita itu dianiaya oleh warga karena ketahuan mencuri ponsel.

Momen yang menjadi sorotan ini dibagikan oleh akun Instagram @andreli48. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya disaksikan 3.800 kali.

Peristiwa ini terjadi di Pasar Projo, Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (8/8/2021) pagi.

"Nangis kena sepak warga, emak-emak kedapatan mencuri hp di Pasar Projo," tulis @andreli48 sebagai keterangan Instagram seperti dikutip Suara.com, Rabu (11/8/2021).

Dalam video, wanita paruh baya itu tampak menangis histeris. Ia juga sesekali mendapatkan pukulan dari pria yang menginterogasinya.

Pria itu diduga merupakan pedagang pasar. Berdasarkan keterangan akun, wanita paruh baya itu mencuri ponsel milik pedagang pasar.

Viral Wanita Paruh Baya Nangis Dipukul Warga Karena Maling. (Instagram/@andreli48)
Viral Wanita Paruh Baya Nangis Dipukul Warga Karena Maling. (Instagram/@andreli48)

Aksinya itu diketahui oleh pedagang lainnya yang melihat. Selanjutnya, wanita paruh baya itu langsung dihakimi beramai-ramai sampai meminta maaf.

Hal itu membuat dirinya menangis-nangis dan meminta maaf. Namun, sejumlah warga sudah emosi sehingga melayangkan beberapa pukulan dan tamparan ke wajahnya.

Menurut info, wanita paruh baya itu sekarang sudah diamankan oleh Polsek setempat. Adapun video wanita itu dihakimi warga menjadi sorotan.

Baca Juga: Dagangan Kakek Penjual Pete Diborong Rp 1 Juta, Jawabannya Bikin Sedih

Warganet menuliskan beragam komentar tidak tega saat menyaksikan peristiwa itu. Mereka menegaskan tidak membenarkan aksi pencurian sang ibu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI