Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Eropa Tembus 197 Orang

Bangun Santoso
Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Eropa Tembus 197 Orang
Banjir melanda Jerman dan sejumlah negara Eropa lainnya pada Kamis (15/7/2021). (Foto: AFP)

Korban tewas akibat banjir di Eropa paling banyak terdapat di Jerman mencapai 170 orang

Suara.com - Peristiwa banjir bandang mengerikan melanda sejumlah negara di Eropa. Mulai dari Jerman, Belgia hingga Belanda. Jerman menjadi salah satu negara paling parah dilanda banjir pada pekan ini.

Dilansir dari kantor berita Anadolu, hingga Minggu (18/7/2021), sedikitnya 170 orang tewas dan puluhan lainnya masih hilang akibat banjir di Jerman Barat.

"Sedikitnya 98 orang meninggal di distrik Ahrweiler, negara bagian Rhineland-Palatinate, yang terdampak parah," ungkap Departemen Kepolisian Koblenz dalam sebuah pernyataan, yang menambahkan bahwa sebanyak 618 orang luka-luka akibat banjir.

Di negara bagian North Rhine-Westphalia, para pejabat telah mengonfirmasi 43 kematian.

Baca Juga: Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab

Korban tewas diperkirakan akan terus bertambah karena beberapa desa masih terendam banjir.

Sementara itu, Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Frankfurt mencatat ada 11 keluarga WNI terdampak banjir.

"Mereka telah dievakuasi ke fasilitas pemerintah setempat," terang KJRI.

Tim penyelamat terus mencari dan mengevakuasi korban ke lokasi yang lebih aman.

Kanselir Angela Merkel diperkirakan akan mengunjungi wilayah yang dilanda banjir di Rhineland-Palatinate pada Minggu.

Baca Juga: Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?

Banjir terparah di Jerman dalam lebih dari 200 tahun itu dipicu oleh hujan lebat dalam satu pekan terakhir, menyebabkan kerusakan yang meluas di berbagai kota dan desa di wilayah barat yang berbatasan langsung dengan Belgia dan Prancis.