Bukti terbaik adalah fakta bahwa 80 persen dari semua vaksin Kuba diproduksi di dalam negeri, lanjut Moya. Baginya efikasi tinggi vaksin Abdala bukan sesuatu yang mengherankan.
Itu hanyalah konsekuensi logis dari sistem perawatan kesehatan yang telah berkinerja baik selama beberapa dekade, tambahnya.
Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel di sisi lain tidak ingin berkomentar banyak terkait hasil uji klinis dari vaksin Abdala.
Baginya, dorongan negara untuk mengejar solusi dalam negeri daripada mengimpor vaksin asing adalah sebuah kemenangan bagi industri biotek Kuba.
"Keberhasilan ini hanya bisa dibandingkan dengan kebesaran pengorbanan kita. Ini adalah contoh kebanggaan sebuah negara memperlakukan industri farmasinya, yang telah hidup dengan embargo ekonomi AS sejak tahun 1962,” katanya.
