Tari Jaipong: Sejarah dan Makna Setiap Gerakannya

Rifan Aditya Suara.Com
Jum'at, 18 Juni 2021 | 17:58 WIB
Tari Jaipong: Sejarah dan Makna Setiap Gerakannya
Tari Jaipong: Sejarah dan Makna Setiap Gerakannya
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Indonesia memiliki banyak sekali tarian tradisional. Kali ini akan dibahas tentang tari jaipong. Bagaimana sejarah tarian Jawa Barat dan teknik-tekniknya?

Tari jaipong adalah seni tari yang berasal dari Jawa Barat. Berikut adalah ulasan tentang sejarah tari jaipong dan makna setiap gerakannya.

Asal Usul Tari Jaipong

Tari jaipong adalah sebuah tari daerah yang berasal dari Karawang, Jawa Barat yang berkembang pada tahun 60-an. Mulanya tari jaipong dikenal dengan sebutan tari Banjet, sebuah pertunjukan seni tari yang yang dipentaskan dengan gerakan tari yang diiringi oleh musik dengan instrumen gamelan sebagai pengiringnya.

Tari ini dahulu dijadikan sebagai hiburan rakyat, tari jaipong merupakan sebuah inovasi yang dilakukan oleh seorang seniman asal Karawang, tari ini merupakan gabungan dari pencak silat, wayang golek, topeng banjet, ketuk tilu, tarling, dan tepak topeng.

Makna Gerakan Tari Jaipong

Seperti yang kita ketahui bahwa setiap jenis kesenian daerah pastinya memiliki makna dan nilai-nilai tersendiri yang diangkat, sama halnya dengan tari jaipong.

Setiap gerakan yang ada pada tari tradisional ini memiliki makna dan nilai masing-masing, berikut adalah makna gerakan tari jaipong:

1.       Gerakan Cingeus

Baca Juga: Pesta Kesenian Bali (PKB) Semoga Jadi Kebangkitan UKM Perajin Songket Jembrana

Gerakan pertama ini adalah sebuah gerakan dalam tari jaipong yang menggerakan bagian kepala dan tubuh dengan luwes, gerakan ini adalah sebuah bentuk representasi dari kecekatan dan keluwesan seorang wanita dalam menapaki jejak kehidupannya

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI