Di samping itu, Mazdjo menyinggung soal perhelatan Pilpres 2024 yang menurutnya menjadi masa kritis bangsa Indonesia.
Alasan pertamanya ialah karena saat ini Indonesia menjadi salah satu negara yang ikut terdampak akibat adanya pandemi covid-19. Karena kondisi tersebut, banyak negara kemudian menjadi limbung.
Relawan Ganjarist bersyukur karena berkat kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Indonesia bisa terus bertahan meskipun harus bertatih-tatih.
Mazdjo menyebut kemampuan manajerial serta keberpihakan pada rakyat yang selalu menjadi ciri khas Jokowi sehingga bisa menjadi pemandu bangsa ini menghadapi badai.
Akan tetapi, Jokowi hanya memiliki sisa tiga tahun lagi untuk menjadi orang nomor satu di Indonesia. Itu sudah sesuai dengan Undang-undang Dasar (UUD) 1945 yang menegaskan kalau masa jabatan Presiden maksimal dua periode.
Karena itu, relawan Ganjarist menilai mesti ada pergantian pemimpin untuk melanjutkan tugas-tugas Jokowi.
"Artinya pada 2024, UUD 45 menegaskan harus ada regenerasi kekuasaan. Amanat ini jelas harus dipikul seluruh bangsa Indonesia," tuturnya.
Ketika Jokowi sudah tidak memungkinkan lagi meneruskan masa jabatannya, Mazdjo menilai Indonesia perlu mencari sosok pemimpin yang paling memungkinkan melanjutkan masa kepemimpinan ini, bukan malah merombak semuanya.
Ganjar disebutkan mereka menjadi sosok yang paling cocok untuk meneruskan tugas-tugas Jokowi sebagai presiden.
Baca Juga: Indo Barometer Sebut Peluang AHY Untuk Nyapres Sangat Kecil
"Sebab kita hidup tidak mau bermain dadu. Masa depan harus diusahakan dengan baik. Karena itulah relawan Ganjar Pranowo ini kami bentuk," ungkapnya.