Soal Pengelolaan TMII, Moeldoko: Harus Bisa Menangkap Masa Depan

Rabu, 26 Mei 2021 | 09:20 WIB
Soal Pengelolaan TMII, Moeldoko: Harus Bisa Menangkap Masa Depan
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. [KSP]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, proses pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) oleh negara mengusung konsep besar perubahan yakni dengan memanfaatkan teknologi digital.

Kata Moeldoko, TMII tak lagi cukup bicara masa lalu, tapi bisa menangkap masa depan.

"Pengelolaannya harus dengan intervensi digital. Tapi tidak meninggalkan konsep yang sudah bagus tentang Indonesia," ucap Moeldoko rapat koordinasi pengelolaan TMII di Gedung Pengelola TMII Jakarta, Selasa (25/5).

Moeldoko menjelaskan, TMII harus terlihat lebih modern, canggih, dan membawa perasaan optimisme melalui culture of hope bagi generasi muda.

Selain itu, TMII harus mendukung era revolusi industri 4.0 dengan memanfaatkan Teknologi Informasi (TI) untuk membuat lompatan inovasi dan edukasi berkelas internasional.

"Konsep inilah yang harus dipedomani oleh pengelola TMII (BUMN Pariwisata). Jangan sampai ada suara, TMII sama saja hanya berganti bungkusnya," tutur Moeldoko.

Moeldoko juga memaparkan, TMII harus dimanfaatkan sebagai wadah berkumpulnya anak muda dengan konsep Taman Budaya (Cultural Themepark). Dari sisi digital, teknologi digunakan untuk mengubah budaya yang intangible menjadi entitas nyata untuk dipamerkan dan dinikmati.

Misalnya, pemerintah daerah menyediakan digitalisasi cerita sejarah/ budaya daerah di anjungannya, dengan cara-cara inovatif (video interaktif, teknologi 3D di smartphone/augmented reality).

Pemanfaatan virtual reality yang dapat diakses secara online juga jadi arahan Moeldoko kepada para peserta rapat.

Baca Juga: Akhir Pekan Ini, TMII Kebanjiran Pengunjung Nyaris 16 Ribu Orang

"Terlebih di masa pandemi. Penggunaan virtual reality semakin populer untuk mengakomodasi pembatasan pengunjung dengan menyediakan tur virtual tentang anjungan-anjungan maupun museum-museum melalui handphone atau komputer," kata Moeldoko.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI