Besok, Bareskrim Periksa Dirut BPJS Kesehatan soal Kasus Kebocoran Data WNI

Minggu, 23 Mei 2021 | 14:22 WIB
Besok, Bareskrim Periksa Dirut BPJS Kesehatan soal Kasus Kebocoran Data WNI
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti .(Dok. BPJS)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Siber atau Dirtipidsiber mengklaim tengah menyelidiki dugaan kebocoran 279 juta data pribadi warga negara Indonesia (WNI) dengan meminta klarifikasi sejumlah pihak. Terkait kasus ini, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti bakal dipanggil penyidik Bareskrim pada Senin (24/5/2021) besok. 

Kabareskrim Polri Komjen Agus Adriansyah, mengaku telah memerintah Dirtipidsiber untuk melidik dugaan kebocoran data WNI tersebut.

"Sejak isu bergulir saya sudah perintahkan Dirtipidsiber untuk melakukan lidik hal tersebut," ungkap Agus seperti ditulis Antara, Minggu (23/5/2021).

Menurut Agus, saat ini pihaknya tengah menyiapkan administrasi penyidikan (Mindik) sebagai dasar hukum anggotanya melaksanakan tugas di lapangan.

"Sedang dipersiapkan administrasi penyidikan untuk legalitas pelaksana anggota di lapangan," ujarnya.

Selain itu, lanjut Agus, upaya penelusuri kebocoran data pribadi WNI tersebut juga dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, BPJS Kesehatan, serta Direktorat Jenderal Dukcapil, Kemendagri.

"Saat ini dari Kominfo, Kependudukan dan BPJS sedang mendalami hal kebocoran tersebut," katanya

Terkait penyeidikan ini, Bareskrim akan memanggil Dirut BPJS Kesehatan, besok. 

Direktur Tindak Pidana Siber Brigjen Pol Slamet Uliadi mengatakan, rencana pemeriksaan itu untuk meminta klarifikasi terkait kasus kebocoran ratusan juta data WNI tersebut.

Baca Juga: Kebocoran Data, Roy Suryo: Sekecil Apapun, Masyarakat Jadi Korban

"Saya panggil klarifikasi Senin (24/5) Dirut BPJS Kesehatan," kata Slamet.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI