Kisah Kontraktor Kenyang Hadapi Para Pemalak Proyek

Siswanto Suara.Com
Senin, 17 Mei 2021 | 07:00 WIB
Kisah Kontraktor Kenyang Hadapi Para Pemalak Proyek
Ilustrasi pemerasan [Shutterstock]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

“Kalau perorangan ini kan tergantung mood dia, terlalu kita kejar, dia bete dan malas nanggepin. Kita diemin khawatirnya tidak diproses. Jadi serba salah, sementara kita ini kan ada batas waktu proyek.”

Ditambah lagi urusan dengan ormas, LSM, maupun berbagai premanisme di lapangan.

Tahun 2020, di usia 36 tahun Luther memutuskan untuk pensiun dari dunia kontraktor telekomunikasi, walaupun harus merelakan kedudukan yang bagus serta fee yang menarik setiap bulannya. Dia benar-benar sudah muak menghadapi para pemeras.

“Intinya saya sudah lelah, sudah bosan dengan dunia kontraktor,” katanya seraya kembali meracik kopi, melayani customer.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI