Profil Munarman, Mantan Sekum FPI yang Diamankan Tim Densus 88

Rifan Aditya Suara.Com
Rabu, 28 April 2021 | 13:09 WIB
Profil Munarman, Mantan Sekum FPI yang Diamankan Tim Densus 88
Profil Munarman - Foto kolase penangkapan Munarman oleh tim Densus 88 Antiteror Polri di kediamannya di Perumahan Modern Hill, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (27/4/2021). [Ist]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Profil Munarman mencuri perhatian publik setelah Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) tersebut pada Selasa (27/4/2021) pukul 15.30 WIB.

Pengacara Rizieq Shihab tersebut ditangkap di Perumahan Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan. Penangkapan itu terkait dengan kasus baiat di sejumlah tempat di UIN Jakarta, Medan, dan Makassar berdasarkan penuturan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan.

Berdasarkan keterangan polisi, Munarman ditangkap Densus 88 karena diduga menggerakan orang lain melakukan tindak pidana terorisme. Munarman juga diduga berufakat jahat melakukan tindak pidana terorisme, dan menyembunyikan informasi seputar terorisme.

Sosok Munarman memang beberapa kali dikaitkan dengan penangkapan teroris. Namun Munarman membantah dirinya tidak terkait dengan hal tersebut. Seperti apa profil Munarman, mantan petinggi FPI?

Kehidupan Pribadi Munarman 

Munarman lahir pada 16 September 1968 dan tumbuh besar di Palembang. Ia merupakan anak ke 6 dari 11 bersaudara. Munarman menikah dengan Ana Noviana dan dikaruniai tiga orang anak.

Karier Munarman dalam Dunia Hukum dan Advokasi

Jauh sebelum bergabung dengan FPI, Munarman dikenal sebagai aktivis prodemokrasi. Karier pria kelahiran Palembang ini dimulai sejak bergabung sebagai relawan pada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palembang pada 1965. Dua tahun setelah bergabung, ia didapuk menjadi Kepala Operasional LBH Palembang dan sejak itu kariernya semakin mentereng.

Sekitar tahun 1999-2000, Munarman menapaki sebagai Koordinator Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Aceh. Kemudian ia ditugaskan ke Jakarta sebagai Koordinator Pekerja Kontras.

Baca Juga: Tim Kuasa Hukum Mengaku Kesulitan Temui Munarman

Munarman FPI di Acara Mata Najwa (YouTube).
Munarman FPI di Acara Mata Najwa (YouTube).

Ketua YLBHI

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI