Suara.com - Kabar tenggelamnya Kapal Selam milik TNI Angkatan Laut KRI Nanggala-402 di wilayah perairan Bali pada Rabu (21/4/2021) masih meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia terutama untuk keluarga dan Korps Hiu Kencana. Sebab, prajurit dan awak kapal selam KRI Nanggala-402 adalah bagian dari Korps Hiu Kencana. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai makna lambang, motto, dan korps Hiu Kencana.
Sejarah Korps
Korps Hiu Kencana atau Satkalsel Koarmanda II merupakan satuan khusus kapal selam TNI AL yang berdiri pada 12 September 1959. Namun, sejarah Korps Hiu Kencana dimulai dari pendidikan oleh para awak kabin di Polandia pada 5 Agustus 1958 selama setahun dan kembali ke Indonesia pada 5 Agustus 1959.
Selanjutnya, Korps Hiu Kencana didirikan saat Uni Soviet melakukan serah terima dua kapal selam untuk Indonesia, yang kemudian diberi nama RI Tjakra di bawah Komandan Laksma TNI (Purn) RP Poernomo, dan RI Nanggala di bawah pimpinan Komandan Mayor Pelaut OP Koesno.
Di awal terbentuknya Korps Hiu Kencana, Indonesia memiliki 12 unit kapal selam Whiskey buatan Uni Soviet yakni RI Tjakra, RI Nanggala, RI Nagabanda, RI Tjandrasa, RI Trisula, RI Nagarangsang, RI Wijayadanu, RI Hendrajala, RI Bramastra, RI Pasopati, RI Tjundamani, dan RI Alugoro.
Selang dua hari kemudian, yakni pada 14 September 1959, Divisi Kapal Selam (DIVKASEL) dibentuk melalui surat keputusan Men/KASAL No. A. 4/2/10. Dalam hal ini Komandan Laksma TNI (Purn) RP Poernomo didaulat menjadi Komandan Divkasel pertama RI.
Hiu Kencana adalah penghargaan yang diberikan kepada prajurit terpilih untuk menjabat sebagai 'Warga Kehormatan Kapal Selam'. Penghargaan tersebut diberikan atas jasa dan dukungan yang dilakukan dalam pembinaan kapal selam sebagai salah satu Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT).
Pemberian brevet Hiu Kencana diberikan pertama kali oleh semua awak kapal selam yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di Polandia pada 11 September 1959.
Baca Juga: Profil KRI Rigel, Kapal yang Turut Bantu Temukan KRI Nanggala-402
Brevet Hiu Kencana ini berarti profesionalisme prajurit kapal selam dalam taktik dan teknik peperangan bawah laut. Tak hanya itu, brevet Hiu Kencana juga jadi simbol pengakuan profesionalisme pada prajurit kapal selam dan diharapkan dapat menumbuhkan jiwa korsa serta kebanggaan bagi pemakainya.