KRI Nanggala: Sahur Terakhir Suheri Ahli Senjata Torpedo

Siswanto Suara.Com
Senin, 26 April 2021 | 18:24 WIB
KRI Nanggala: Sahur Terakhir Suheri Ahli Senjata Torpedo
Sejumlah pejabat menaburkan bunga dan melemparkan karangan bunga saat kegiatan Doa dan Tabur Bunga untuk KRI Nanggala 402 di perairan utara Bali, Buleleng, Bali, Senin (26/4/2021). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Pemerintah juga akan menjamin pendidikan putra-putri dari keluarga prajurit KRI Nanggala-402 hingga jenjang pendidikan Strata-1 (S1).

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto juga menegaskan memberikan beasiswa penuh bagi seluruh putra-putri awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang gugur dalam tugas.

"Betul, Menteri Prabowo Subianto menyampaikan akan memberikan beasiswa penuh, mulai dari SD sampai dengan universitas kepada putra putri prajurit Nanggala 402 yang gugur," kata Juru Bicara Menhan Dahnil Anzar Simanjuntak, melalui tayangan video.

Prabowo pun berharap dengan beasiswa tersebut anak-anak prajurit Nanggala-402 bisa meneruskan cita-cita ayahnya sebagai pengabdian terhadap orang tuanya yang gugur.

Selain itu, Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan beasiswa pendidikan hingga jenjang kuliah untuk seluruh anak dari awak kapal selam KRI Nanggala-402 warga Surabaya yang dinyatakan gugur saat bertugas.

"Beasiswa adalah bentuk penghargaan dari Pemkot Surabaya, meski tentu ini tidak sebanding dengan pengabdian beliau-beliau yang teguh hingga akhir menjaga laut kita," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan utara Bali pada Rabu (21/4) saat kapal selam tersebut sedang latihan penembakan torpedo.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Bali, Minggu (25/4) menyatakan KRI Nanggala-402 tenggelam (subsunk) setelah pencarian selama 72 jam. Panglima juga menyatakan 53 personel KRI telah gugur.

Sementara itu, Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana Yudo Margono mengatakan KRI Nanggala-402 terbelah menjadi tiga bagian di kedalaman 838 meter di bawah permukaan laut.

Baca Juga: Hotman Paris Ingin Bantu Biaya Pendidikan Anak Kru KRI Nanggala 402

Deteksi terhadap beberapa bagian kapal selam diperoleh setelah KRI Rigel-933 menjalankan pencarian di perairan utara Bali menggunakan multibeam echi sounder (MBES), yang kemudian dilanjutkan oleh kapal milik Singapura. [Antara]

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI